Onde - Onde Oven Oleh - Oleh Khas Mojokerto Makin Diminati Banyak Orang
Berburu Rupiah Dengan Budidaya Lebah Madu Klanceng
Didukung Para Kyai, Mas Dhito Semakin Mantab Hadapi Pilkada
Petani Resah Pupuk Bersubsidi Kian Langka Akibat Terbatasnya Stok
Sedimentasi Waduk Selorejo, Perum Jasa Tirta Lakukan Penyedotan Lumpur
Soal Ringroad Timur, Ketua DPRD Minta Maidi dan Kaji Mbing Bertemu
Pemkab Ingin Pertahankan Titik Koordinat PABU 024 Sesuai Permendagri



Rehat
Sepeda Dari Bambu,Banyak Tertarik Membelinya
Minggu, 22-11-2020 | 01:10 wib
Reporter : Ken Ibrahim Sakti
Inilah sepeda bambu karya Sujarwo, warga Desa Mungli, Kecamatan Kali Tengah, Kabupaten Jawa Timur. Foto: Ken Ibrahim Sakti
Lamongan pojokpitu.com  Unik, seorang warga hanya lulusan SMA di Lamongan, Jawa Timur, berhasil menciptakan sepeda balap dan gunung berbahan bambu. Menariknya, bahan baku sepeda yang dirangkai merupakan bambu lanang atau bongkotan bekas yang sudah tidak terpakai. Karyanya ini mulai dilirik dan banjir pesanan, terutama para pecinta sepeda unik.
Seperti sepeda bambu karya Sujarwo, warga Desa Mungli, Kecamatan Kali Tengah, Kabupaten Jawa Timur. Dua unit sepeda model balap dan mtb ini terlihat di halaman rumahnya desa setempat.

Dari jauh terlihat seperti sepeda pada umumnya. Namun, saat dilihat dari dekat, frame atau kerangka sepeda balap dan MTB ini, terbuat dari bambu.

Uniknya bambu yang digunakan oleh pria lulusan SMA ini, adalah bambu lanang atau bongkotan bekas yang tidak terpakai.
Oleh Sujarwo, bongkotan ini dipotong kemudian dirakit atau dirangkai menjadi sepeda bambu yang eksotis dan memiliki nilai jual tinggi.

Selain banyak lahan pohon bambu, Sujawro membuat sepeda bambu, pasalnya terinspirasi atau terilhami banyaknya bambu bekas proyek bangunan di desanya yang tidak terpakai.

Sepeda bambu buatannya Sujarwo dijamin kuat dan tahan lama, pasalnya rangkanya terbuat dari bongkotan lanang dan tua.
Hobi bersepeda yang membuat Sujarwo tertantang menciptakan sepeda bambu, berbekal keuletan dan pengalaman melihat sepeda bambu di youtube. Sujawro kemudian membuat sepeda balap untuk dipakai sendiri.

Sepeda bambu balap warna biru, merupakan karya pertama. Setelah diunggah di media sosial, banyak yang melirik dan minta dibuatkan. Sepeda bambu karya Sujarwo ini diberi nama bamboobike svargalhoka, tipe dan jenis seperti mtb, fixie dam road bike atau sepeda balap.

"Proses pembuatan secara manual, sebelum dirakit bahan baku dijemur terlebih dahulu. Merakit hingga finishing satu unit sepeda bambu membutuhkan waktu tujuh sampai 10 hari," kata Sujarwo.

Proses yang paling rumit memasang kabel rem, pasalnya, kabel rem harus dimasukan ke dalam kerangka bambu.harga sepeda bambu in bervareasi, ada yang tiga juta, lima juta, enam juta, 8 juta rupiah hingga 10 juta rupiah.

Saat ini sepeda bambu karya sujarwo sudah mulai dilirik dan diminati. Bahkan, sudah ada warga yang pesan lima unit sepeda bambu karya Sujarwo. (yos)


Berita Terkait



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062