Ada Rupiah Dibalik Usaha Camilan Stick Ubi Ungu
Peras Korban Mengaku Satintelkam Polda, 2 Pelaku Diamankan Satreskrim Polres Malang, 2 Pelaku Masih DPO
Putra TNI Dapat Pelatihan Pencegahan Penggunaan Narkoba
Diduga Korsleting Listrik, Atap Rumah Terbakar
Ratusan Pekerja Seni dan Pemilik Usaha Sound Sistem di Banyuwangi Gelar Aksi di Depan Kantor Gugus Tugas Covid-19
Bawaslu Jatim Banyak Menemukan Petugas PPDP Tidak Mematuhi Prosedur Coklit
Dimasa Pandemi, Seniman Pilih Buka Angkringan
Pemkot Surabaya Klarifikasi Pernyataan Risma Surabaya Hijau
Satu PDP Meninggal Dunia, Keluarga Tolak Pemulasaraan Protokol Kesehatan
Empat Rumah di Royal Kencana Disatroni Maling
Ulama Jember Doa Bersama Untuk Korban Bom Beirut
Seluruh Pegawai Puskesmas Maospati Jalani Tes Swab
Komisi A Minta Peran Aktif Guru di Wilayah Minim Akses Internet
Ipong Kantongi 4 Kandidat Pendampingnya di Pilkada 2020
Baru Keluar Penjara, Pencuri Modus Cari Kos Kembali Berulah



Mataraman
Mesin Pembakar Sampah Inovatif dari Lereng Kelud
Kamis, 23-07-2015 | 14:25 wib
Reporter : Unggul Dwi Cahyono dan Muhammad Zainurofi
Kediri pojokpitu.com  Sampah menjadi masalah pelik di kota-kota besar. Namun warga Lereng Gunung Kelud, Kabupaten Kediri menawarkan sebuah solusi dengan menciptakan mesin pembakar sampah. Mesin ini bisa memusnahkan segala jenis sampah dengan asap yang sedikit dan sisa sampah hanya tiga persen saja. Sejumlah rumah sakit di Kediri telah memesan mesin ini untuk membakar sampah medis.
Proses produksi mesin pembakar sampah ini berlangsung di Desa Besowo Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri dan hanya sekitar tujuh kilometer dari puncak Gunung Kelud. Adalah Syukur Zainal Abidin yang menciptakan mesin pembakar sampah yang amat efisien.

Mesin ini menggunakan bahan bakar elpiji dan dapat membakar berbagai jenis sampah sebanyak satu meter kubik, dengan waktu tak sampai setengah jam.  

Gas elpiji dinyalakan hanya sepuluh menit, selebihnya mesin pembakar sampah ini bekerja sendiri. Mesin yang diberi nama Dyank Box ini meminimalisir asap hasil pembakaran.

Sedangkan sisa sampah hasil pembakaran hanya berkisar tiga persen dari volume sampah. Mesin pembakar sampah ini bisa membakar segala jenis sampah, baik sampah basah, kering maupun sampah medis.

Kini dia mendapatkan pesanan dari empat mesin untuk membakar sampah medis dari klinik dan rumah sakit swasta di Kediri. Zainal juga merancang mesin pembakar sampah yang digunakan secara massal oleh beberapa rumah tangga dengan kapasitas tiga sampai lima meter kubik dengan ketinggian cerobong dua koma lima meter.  

Syukur Zainal Abidin penemu mesin pembakar sampah ini menjelaskan, dalam sebulan pihaknya bisa memproduksi 10 Dyank Box berukuran kecil dan empat Dyank Box berukuran besar, yang ketinggian cerobongnya mencapai dua koma lima meter. Teknologi tepat guna ini amat dibutuhkan untuk mengatasi problema sampah di kota-kota besar. (mud)


Berita Terkait

Peristiwa
Mesin Pembakar Sampah Inovatif dari Lereng Kelud
23-07-2015 | 14:25 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062