Sorot
Keruk Tiga Waduk, BBWS Bengawan Solo Sedot Rp. 3,5 M
Sabtu, 15-08-2015 | 16:26 wib
Reporter : Kriswanto
Waduk Dawuhan salah satu waduk yang akan dikeruk, kondisi airnya menyusut akibat kekeringan. foto: kriswanto
Madiun pojokpitu.com  Tiga waduk yang mengalami pendangkalan di wilayah Kabupaten Madiun bakal dikeruk oleh balai besar wilayah sungai (BBWS) Bengawasn Solo. Dalam pengerukan tersebut, BBWS Bengawasn Solo harus merogoh kocek sebesar 3,5 miliar rupiah. akibatnya, 3 waduk tersebut harus dikeringkan pasksa terlebih dahulu.
Waduk Dawuhan yang berada di desa Sidomulyo kecamatan Wonoasri terus dikeringkan oleh dinas pekerjaan umum (DPU) pengairan kabupaten Madiun.  Ini lantaran,  balai besar wilayah sungai (BBWS) Bengawasn Solo bakal melakukan normalisasi terhadap pendangkalan waduk tersebut. Selain waduk Dawuhan, tahun 2015 ini, Waduk Notopuro serta Waduk Wates juga bakal dikeruk.

Kepala dinas pekerjaan umum (DPU) pengairan kabupaten Madiun , RM Hekso Setyo Raharjo menjelaskan, pengurasan sedimen ketiga waduk ini BBWS Bengawasn Solo harus mengucurkan dana dari APNM sebesar Rp 3,5 miliar. Waduk Notopuro kini sudah mulai pengerukan, waduk Dawuhan masih dalam tahap pengukuran sedimen serta waduk Wates tahap pelaksanaan rehab fisik saluran serta mercu bendungan.

Debit air di waduk Dawuhan saat ini sudah mulai mengalami penyusutan drastis. Pengaliran air dari waduk Dawuhan ke enam dam di sekitarnya memang dilakukan secara pelan-pelan. Meski kini sudah memasuki pertengahan tahun, pengerukan sedimen tanah di dua waduk dengan daya tampung besar itu ditarget rampung sebelum tutup tahun.(tur/**)






Berita Terkait



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062