Gapoktan Berharap Ada Kepastian Terkait Penggunaan Jebakan Tikus
Terjaring Razia Tak Bawa Masker, Seorang Wanita Menangis
Wisata Makam Warna Warni
Wabup Pastikan Denda Tidak Pakai Masker Kurang Dari Rp 250 Ribu
Cegah Klaster Covid 19, Usia Dibawah 10 Tahun dan Diatas 60 Tahun Dilarang ke Gunung Bromo
Besaran Sanksi Denda Pelanggar Protokol Kesehatan Akan Dinaikkan
Angka Kekerasan Anak dan Perempuan di Kabupaten Bojonegoro Menurun
Tak Pakai Masker, Puluhan Pengendara Didenda
Angka Pernikahan Dini di Ponorogo Melejit
Pendidikan Tertib Lalin Melalui Kampung Tangguh Semeru



Tapal Kuda Dan Madura
Siswa Ponpes Ciptakan Saklar Listrik SMS Gate Way
Kamis, 03-12-2015 | 11:09 wib
Reporter : Farid fahlevi
alat sakelar listrik buatan sma nurul jadid_ Farid
pojokpitu.com Berbekal komponen bekas, sekelompok pelajar sekolah menengah atas, disebuuah yayasan pondok pesantren di Kabupaten Probolinggo, berhasil menciptakan alat kontrol saklar listrik jarak jauh, yang dikendalikan melalui pesan singkat telpon genggam, selain mudah dan praktis, teknologi ini dapat membantu menghemat daya pakai listrik, yang saat ini tengah mengalami kenaikan tarif sebesar 11 persen,Pasca kenaikan tarif dasar listrik per 1 desember 2015
Paiton, Kabupaten Probolinggo, berinovasi menciptakan saklar kontrol listrik jarak jauh, via pesan singkat telpon seluler.

Hebatnya, inovasi ini dibuat menggunakan komponen bekas, dari alat-alat elektronik tak terpakai, alat utamanya adalah Print Circuit Board [ PCB], yang berfungsi sebagai wadah komponen eletronika, selain itu terdapat micro sebagai otak pengendali, relay sebagai saklar otomatis, modem untuk mengantarkan sms, serta serial yang menjadi penghubung antara micro dan modem,

Komponen yang juga dibutuhkan diantaranya transistor, kapasitor kristal, serta tombol swicth on off,dari seluruh komponen ini, hanya modem berikut nomor operator selular yang dibeli, selebihnya merupakan komponen alat elektronik bekas, dengan biaya tak lebih dari 500 ribu rupiah, seluruh komponen kemudian dirakit, dimana sinyal hp ditransformasi menjadi energi listrik, melalui modem, serial dan micro sebagai otak kontrol,

Dengan mengirim SMS ON9 ke nomor operator modem, lampu listrik sudah bisa dihidupkan, sebaliknya SMS OF9 berfungsi mematikan daya listrik, adapun tarif sms, menyesuaikan ketentuan operator seluler, ide menciptakan alat kontrol listrik siswa jurusan sains matematika ini berawal, dari maraknya penggunaan lampu diruang sekolah, yang setiap hari jarang dimatikan meski sedang tidak berlangsung proses belajar mengajar,

Selain lampu, teknologi ni juga dapat mengendalikan saklar perangkat elektronik lain  seperti kipas angin, televisi, bahkan kran air, dengan kekuatan maksimal 8 ampere, baik aliran listrik bersistem paralel maupun seri,, kini warga maupun pelaku usaha, dapat mengendalikan pemakaian listrik dari jauh, tanpa harus ke saklar langsung, sepanjang masih terjangkau sinyal operator seluler.

Tak hanya mudah dan praktis, far kontroler atau pengendali saklar jarak jauh ini, juha bisa menjadi solusi cara berhemat listrik ditengah kenaikan tarif dasar listrik sebesar 11 persen, yang telah ditetapkan pemerintah per satu desember 2015 ini,[mba]


Berita Terkait



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062