Pilkada 

Dari total 1.888 narapidana warga binaan Rutan Medaeng, hanya 118 Napi yang mendapatkan hak suara-nya mencoblos hari ini. Foto Bagus
banyak Napi Warga Surabaya Tidak Bisa Mencoblos di Medaeng
Rabu, 09-12-2015 | 10:21 wib
Oleh : Bagus Setiawan
Sidoarjo - Lebih 70 persen narapidana warga Surabaya penghuni rumah tahanan kelas satu Surabaya di Medaeng Waru Sidoarjo, dari total warga binaan Rutan sebanyak 1.888, tidak bisa menggunakan hak suaranya. Penyebabnya lokasi Rutan yang berada di Sidoarjo, membuat KPU Surabaya tidak menfasilitasi tempat pemungutan suara.


Dari total 1.888 narapidana warga binaan Rutan Medaeng, hanya 118 Napi yang mendapatkan hak suara-nya mencoblos hari ini. Jumlah tersebut, rupanya hanya berlaku bagi narapidana yang tercatat sebagai warga Sidoarjo yang sudah memiliki daftar pemilih tetap.

Berbeda bagi narapidana warga Surabaya yang menghuni rutan Medaeng. Pada Pilkada kali ini, mereka tak bisa menggunakan hak suaranya. Ada sekitar 60 sampai 70 persen dari total 1.888 seluruh Napi di rutan Medaeng tidak bisa mencoblos.

Menurut, Aris Sakuriadi, Kasi Pelayanan Tahanan Rutan Kelas Satu Surabaya di Medaeng, alasannya yaitu Rutan berada di Sidoarjo, yang menyebabkan KPU Surabaya tidak bisa berbuat banyak mengakomodasi fasilitas TPS.

"Meski tak semeriah pelaksanaan Pilpres tahun lalu dan hanya sebanyak 118 napi yang berhak mencoblos, untuk pelaksanaan pesta demokasi di dalam rutan kelas satu Surabaya berlangsung aman dan lancar," kata Aris. (pul)




Berita Terkait

22-12-2015 | 20:57
KPU Menetapkan Paslon Nomer 3 Sebagai Pemenang Pilkada ...

09-12-2015 | 11:38
Sebelum ke TPS, Keluarga Sucipto Doa Bersama