Bayi Perempuan Ditemukan Tewas di Tepi Pantai Tuban
DKPP Pecat Angota KPU Surabaya Kholid Asyadulloh
Bupati Lumajang Kembali Cekcok Dengan Pengawas PT Luis
Dasar Bejat ! Kakek 68 Tahun di Blitar Cabuli Balita 4 Tahun
8 Pelaku Pemerkosa Janda Muda di Kokop Bangkalan Akhirnya Dibekuk
Interpelasi Dinilai Sangat Prematur dan Bukan Kewenangan Komisi C
Sekolah Mulai Sosialisasikan Pembelajaran Daring Untuk Siswa Baru
Timbul Kritikan, Program Kartu Prakerja di Jatim Dihentikan
RDP Soal Program BPNT Memanas
Pemkab Bojonegoro Siapkan 1.000 Tangki Air Bersih Atasi Dampak Kekeringan
Harga Hewan Kurban Naik Jelang Idul Adha
Ratusan Warga Gelar Aksi Protes Pembangunan Double Track Tanpa Underpass
Akhirnya Bapak-Anak Kompak Tinggal di Penjara Karena Maling HP
Wisata Tematik Beiji Park Gelar Simulasi New Normal



Pilkada
PDIP Yakin Mk Terima Gugatan Pilkada Malang
Kamis, 24-12-2015 | 17:52 wib
Reporter : Dewi Imroatin
Gunawan Anggota Komisi E DPRD Jatim_Dewi Imroatin
Malang pojokpitu.com  Pertarungan di Pilkada kabupaten Malang tampaknya belum tuntas, walaupun KPU sudah memutuskan Pemenang di Pilkada Malang adalah calon incumbent Rendra Kresna-Sanusi dengan perolehan suara 605.817, tapi PDIP yang mengusung pasangan nomor urut dua Dewanti Rumpoko-Masrifah Hadi yang mendapatkan perolehan 521.928 suara masih menyakini MK akan menerima gugatan PDIP, walaupun selisih suara mencapai 7 persen, sedangkan dalam aturan MK batas maksimal selisih suara untuk mengajukan gugatan sebesar 1-2 persen.
Gunawan, Wakil Ketua DPC PDIP Kabupaten Malang, menyampaikan, walaupun selisih perolehan suara calon yang diusung PDIP dengan pemenang diatas batas maksimal MK, tapi PDIP Tetap yakin gugatan akan diterima dikarenakan temuan pelanggaran dalam proses pelaksanaan Pilkada Kabupaten Malang mulai dari pra pencoblosan sampai hari H pencoblosan cukup besar, bahkan ada pemanfaatan APBD.

"Pelanggaran Yang terjadi di kabupaten Malang sangat struktural, siatematis dan masif mulai dari Penggelembungan APBD seperti pemberian biaya Operasional Camat yang diambil dari APBD yang setiap tahunnya sebesar Rp 250 juta saat pelaksaan Pilkada Mencapai Rp 500 juta, belum lagi semua proyek yang dikerjakan saat menjelang Pilkada salah satunya seperti pavingisasi, perbaikan jalan dan semuanya mengatasnamakan incumbent," ungkap Politisi yang duduk sebagai Anggota Komisi E DPRD Jatim ini.

Gunawan menambahkan, selain pengunaan APBD untuk pelaksanaan Pilkada, juga banyak ditemukan money politik saat mendekati pencoblosan dan yang paling masif adalah penggalangan dukungan mulai camat, SKPD, kepala desa sampai tingkat RT dan mereka diembel-embeli uang. "PDIP sudah memegang semua bukti riel dan saksi atas berbagai pelanggaran yang terjadi di Pilkada Malang, sehingga PDIP sangat yakin mk akan menerima gugatan, karena memang pelanggaran yang terjadi di Pilkada Malang cukup siatematis dan masif," imbuhnya.

Politisi yang juga duduk sebagai anggota Banleg dprd jatim ini menegaskan, Dari pengajuan gugatan ini, PDIP dan calon berharap diskualifikasi calon yang ditetapkan menang saat ini dan MK menetapkan calon nomer urut 2 yakni Dewanti Rumpoko-Masrifah Hadi sebagai pemenang di pilkada Malang.





Berita Terkait



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062