Belum Ada Hasil Positif Covid-19, Dewan Minta Penutupan Pasar Kapasan Ditunda
Pemprov Jatim Anggarkan Rp 2,3 Triliun Untuk Penanganan Covid19
Polisi dan Bonek Sterilisasi dan Bagi Nasi Untuk Ojol
Diduga Korsleting Listrik Ruko Dalam Pasar Ludoyo Terbakar
Sebuah Rumah di Ketintang Ambruk, Dua Penghuni Tewas
Benarkah Virus Corona Bisa Menular Lewat Donor Darah?
Penelitian IPB dan UI tentang Antivirus Corona, Semoga Bermanfaat
Sepak Terjang Kader Posyandu Perangi Covid-19
Pembatasan Aktivitas Sosial Akibatkan Rumah Pijat Tunanetra Terancam Gulung Tikar
Tergugah Membantu Para Medis Covid-19, Perajin Busana Beralih Produksi APK
Kata Pasien COVID-19, Virus Corona Bukan Soal Penyakit Saja
Begini Penerapan Protokal Pencegahan Covid-19 Ala Panti Asuhan Asy Syarifah Putri
Antisipasi Penyebaran Covid-19, Lapas Tulungagung Bebaskan Ratusan Narapidana
Pengalihan Arus Lalin Pengaruhi Konstruksi Jalan dan Jembatan
Pasokan Darah Berkurang, PMI Gelar Donor Darah di Mapolres Lumajang



Sorot
Orang Tua Buruh Tani, Balita Hidrosepalus Tak Bisa Berobat
Selasa, 03-03-2015 | 20:00 wib
Reporter : M. Ramzi
Magetan pojokpitu.com  Keterbatasan ekonomi, membuat seorang balita penderita hidrosepalus di Kabupaten Magetan tidak bisa berobat. Ia hanya dirawat kedua orang tuanya di rumah.
Balita perempuan berumur hampir 2 tahun itu hanya bisa tidur berbaring. Fathin Tri Meilani, warga Dusun Nunut, Desa Duwet, Kecamatan Bendo,  Kabupaten Magetan mengidap hidrosepalus sejak lahir.

Dari hari ke hari, kepalanya makin terliht membesar. Putri ketiga pasangan Kusno dan Tinah ini hanya bisa terbaring tidur. Diusianya yang hampir 2 tahun, Fatin tidak terlihat seperti balita lainnya. Ia belum bisa berjalan dan berbicara. Dengan kondisi seperti itu, ia pun harus di tunggui setiap hari.

Kedua orang tua Fathin yang hanya buruh tani menyebabkan mereka tak mampu berbuat banyak. Penghasilannya hanya cukup untuk makan sehari-hari.

Menurut Tinah, Fatin lahir dengan cara operasi Caesar. Proses operasi dilakukan karena Fatin mengalami kelainan di kepala. Sepuluh hari setelah lahir, tim dokter harus memasang selang di kepalanya untuk mengeluarkan cairan yang ada di kepalanya. Kondisi itulah yang kemudian menghambat tumbuh kembang Fatin. Bahkan kepalanya cenderung membesar dari hari ke hari.(ern)




Berita Terkait

Pendidikan
Setelah 9 Bulan, Kakak Beradik Ini Kembali Bersekolah
07-09-2018 | 12:35 wib

Kesehatan
Andini, Seorang Anak Perempuan Menderita Hidrosipalus Selama...selanjutnya
09-06-2015 | 19:57 wib

Peristiwa
Balita Penderita Hidrosipalus Menunggu Uluran Tangan dari Pe...selanjutnya
22-04-2015 | 20:40 wib

Sorot
Orang Tua Buruh Tani, Balita Hidrosepalus Tak Bisa Berobat
03-03-2015 | 20:00 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062