Peras Korban Mengaku Satintelkam Polda, 2 Pelaku Diamankan Satreskrim Polres Malang, 2 Pelaku Masih DPO
Putra TNI Dapat Pelatihan Pencegahan Penggunaan Narkoba
Diduga Korsleting Listrik, Atap Rumah Terbakar
Ratusan Pekerja Seni dan Pemilik Usaha Sound Sistem di Banyuwangi Gelar Aksi di Depan Kantor Gugus Tugas Covid-19
Bawaslu Jatim Banyak Menemukan Petugas PPDP Tidak Mematuhi Prosedur Coklit
Dimasa Pandemi, Seniman Pilih Buka Angkringan
Pemkot Surabaya Klarifikasi Pernyataan Risma Surabaya Hijau
Satu PDP Meninggal Dunia, Keluarga Tolak Pemulasaraan Protokol Kesehatan
Empat Rumah di Royal Kencana Disatroni Maling
Ulama Jember Doa Bersama Untuk Korban Bom Beirut
Seluruh Pegawai Puskesmas Maospati Jalani Tes Swab
Komisi A Minta Peran Aktif Guru di Wilayah Minim Akses Internet
Ipong Kantongi 4 Kandidat Pendampingnya di Pilkada 2020
Baru Keluar Penjara, Pencuri Modus Cari Kos Kembali Berulah
Rumah Roboh Timpa Penghuni, Seluruh Perabotan Tak Terselamatkan



Peristiwa
Harga Tetap Rp 110.000, Pedagang Daging Tidak Tambah Stok
Minggu, 19-06-2016 | 18:00 wib
Reporter : Khaerul Anwar
Malang pojokpitu.com  Di pasar tradisional Kepanjen, Kabupaten Malang, masih memberlakukan harga Rp 110.000 per kilogram. Bahkan, di beberapa daerah sudah mencapai kisaran Rp 130.000 per kilogram.
Tingginya harga daging sapi membuat lapak-lapak pedagang, sepi pembeli. Seperti salah satu lapak di pasar tradisional Kepanjen, yang terlihat hanya tinggal tulang-tulang sapi saja dan beberapa potong daging sapi yang berada di meja dagangan. 

Ini bukan karena para pedagang tidak mau membeli daging sapi dari RPH setempat, namun karena harga daging yang semakin tinggi di bulan Ramadhan hingga mencapai Rp 130.000 per kilogram, membuat modal para pedagang tidak mencukupi untuk membeli banyak daging.

Selain itu, para pedagang juga ingin menghabiskan stok dagangan mereka terlebih dahulu. Ditambah lagi, masyarakat tidak mau membeli daging import beku, membuat keadaan pedagang menjadi semakin sulit. 

Menurut Rohilmilad, salah satu pedagang daging sapi di pasar Kepanjen menjelaskan, "Di Pasar Kepanjen, harga daging sapi masih di kisaran Rp 110.000 per kilogram untuk masyarakat umum, dan untuk langganan seharga Rp 106.000 per kilogramnya. Itupun masih dirasa tinggi oleh pembeli."

Pedagang daging sapi di Pasar Kepanjen sepakat mengambil harga terbawah di antara pasar-pasar lainnya, yaitu Rp 110.000 per kilogram. Untuk harga Rp 130.000, diperuntukkan untuk daging sapi super dengan kualitas paling baik. (end)



Berita Terkait

Ekonomi Dan Bisnis
Jelang Ramadhan, Harga Daging Sapi di Surabaya Naik
06-05-2019 | 04:19 wib

Peristiwa
Harga Tetap Rp 110.000, Pedagang Daging Tidak Tambah Stok
19-06-2016 | 18:00 wib

Peristiwa
Bupati Sidak, Harga Daging Sapi Diprediksi Bisa Naik Lagi
13-06-2016 | 15:43 wib

Peristiwa
Pedagang Ragu, Harga Daging Sapi Bisa Turun
08-06-2016 | 00:19 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062