Bangun Sinergitas, TNI Polri Latihan Menembak Bersama
Agar Mudah Diterima, Edukasi Masker Pakai Tokoh Kartun Batman
Gandeng Wartawan, BPBD Jatim Sosialisasikan Prokes
KPU Sidoarjo Seleksi 127 Calon Relawan Demokrasi
Musim Panen Harga Bawang Merah Anjlok Drastis, Terdampak Merebaknya Covid-19
Pemkab Akan Undang Investor Dirkan Pabrik Rokok di Ngawi
Pemaparan Sosialisasi Perbawaslu Dimusim Pandemi Dihadapan Seluruh Petugas PPK
Sehari 9 Sembuh, Tapi Ada Tambahan 12 Positif Covid-19
Diperpanjang Hingga 2021, Sebanyak 1.085.000 Pekerja Sudah Terima BSU
Kasek dan Guru SMAN 2 Ngawi Terpapar Covid-19
Bupati Novi Kembali Digugat 15 Miliar Atas Dugaan Penyerobotan Tanah Warga
Krisis Air Bersih,Warga Berebut Air Bantuan Pemkab



Metropolis
Kakak Beradik Edarkan Pil Double L di Kampus
Kamis, 09-02-2017 | 19:12 wib
Reporter : Fakhrurrozi
Surabaya pojokpitu.com  Seorang kakak seharusnya memberi contoh yang baik kepada adiknya. Namun di Surabaya, seorang kakak malah mengajak adiknya untuk mengedarkan pil double L. Yang memprihatinkan, kakak beradik ini mengedarkannya ke kampus, dengan sasaran para mahasiswa.
Kakak beradik yang berbisnis pil double L ini adalah Eko Ebohko Usman, 23 tahun dan Rahmat Randawa Usman, 22 tahun. Dari penangkapan kedua tersangka ini, anggota Reskrim Polsek Gayungan menyita barang bukti 3 ribu pil double L, satu poket sabu berikut alat hisapnya. 

Seluruh barang bukti pil double L ini disita saat polisi menggeledah kos-kosan keduanya di kawasan Kureksari, Waru Sidoarjo.

Kompol Esti Setija Oetami , Kapolsek Gayungan mengatakan, tertangkapnya kakak beradik ini berawal dari diamankannya seorang pengendara motor bernama Muammar saat anggotanya menggelar operasi ofensif di Jalan Gayung Kebonsari. 

Saat itu, Muammar kedapatan membawa sebelas poket pil double L di saku celananya. Dalam pemeriksaan, Muammar mengaku mendapatkan pil double L dari kakak beradik bernama Eko dan Rahmat yang kos di kawasan Kureksari Waru. 

Kepada polisi, Eko mengaku baru enam bulan mengedarkan pil double L, lantaran butuh uang untuk membayar hutang. Eko mengaku mengedarkan pil double L ini ke kampus di Surabaya dengan harga Rp 15 ribu per tik. 

Kini akibat perbuatannya, kakak beradik ini bakal dijerat pasal 196 Undang-Undang RI nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan.(end)


Berita Terkait

Metropolis
Kakak Beradik Edarkan Pil Double L di Kampus
09-02-2017 | 19:12 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062