Metropolis 

Jadikan Indikator Pencemaran, Pemkot Lepas 724 Kepiting Bakau
Rabu, 03-05-2017 | 11:20
Oleh : Edwin Jaka
Surabaya - Upaya pelestarian lingkungan perairan mangrove terus dilakukan oleh Pemerintah Kota Surabaya. Salah satunya, dengan melepas ratusan ekor kepiting bakau di perairan Mangrove Wonorejo, Kecamatan Rungkut Surabaya.


Kegiatan yang dilakukan Rabu pagi tadi, dihelat oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, bersama Muspika Kecamatan Rungkut Surabaya. Ada 724 ekor kepiting yang dilepas liar di perairan tersebut.

Jumlah itu sekaligus menjadi rangkaian semarak hari jadi Kota Surabaya Ke-724 tahun."Kepiting bakau ini sebagai penyeimbang ekosistem perairan mangrove. Karena jumlahnya juga banyak, diharapkan juga menjadi indikator pencemaraan dari logam berat," terang Djoestamadji, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Surabaya.

Ia menyatakan, ratusan ekor kepiting bakau ini berukuran dibawah 200 gram. Artinya, diperbolehkan untuk dilepas di habitat aslinya. Selain itu, warga sekitar juga bisa memanfaatkan kepiting tersebut dengan budidaya alami.

"Warga nantinya boleh mengembangbiakkan, dengan harapan bisa menjadi sumber pangan baru nantinya," ujar mantan Kepala Dinas Pendapatan Kota Surabaya ini. (win/pul)



Berita Terkait



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062