Hukum
Ekspor Tulang Ikan Pari, Pengusaha China Divonis 2 Bulan Penjara dan Denda Rp 100 Juta
Senin, 19-06-2017 | 23:03 wib
Reporter : Ayul Andhim
Surabaya pojokpitu.com  Fushou Go, warga negara China, pemilik PT Gali Putra Pratama, perusahaan yang bergerak di bidang ekspor tulang ikan hiu ke negara Thailand, Senin sore, divonis majelis hakim PN Surabaya 2 bulan penjara.
Terdakwa terbukti bersalah telah lalai mengekspor tulang ikan pari untuk bahan pembuatan kosmetik ke negara Thailand tanpa ijin.

Vonis hakim ini lebih ringan dari tuntutan jaksa, yang menuntut terdakwa satu tahun penjara dan denda Rp 100 juta. Atas vonis ini, terdakwa menerimanya setelah berkonsultasi bersama kuasa hukumnya, namun jaksa masih pikir-pikir.

Selama persidangan, terdakwa didampingi juru bicaranya, karena tidak memahami perkataan hakim.

Seperti diketahui, terdakwa berurusan dengan hukum di Surabaya, karena diketahui mengekspor tepung tulang ikan pari yang dilindungi oleh pemerintah. 

Pada tahun 2014 lalu, terdakwa mendirikan perusahaan PT Gali Putra Pratama, yang bergerak mengekspor tulang ikan hiu ke negara Thailand, beberapa kali ekspor berjalan lancar. Namun kali ini mengalami masalah karena bahan yang diekspor bercampur dengan bahan ikan pari yang dilindungi oleh pemerintah.(end)




Berita Terkait

Metropolis
Ekspor Tulang Ikan Pari, Fushou Go Dituntut Satu Tahun Penja...selanjutnya
08-06-2017 | 17:06 wib

Hukum
Sidang Tuntutan Warga China Terlibat Ekspor Tulang Ikan Pari...selanjutnya
05-06-2017 | 16:07 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062