Politik
Jauh Dari Rumah Sakit, Kini 27 Desa di Kabupaten Pasuruan Punya Ambulan
Rabu, 30-08-2017 | 22:38 wib
Reporter : Anas Muslimin
Pasuruan pojokpitu.com  Di tengah banyaknya kasus penyalahgunaan dana desa, Bupati Pasuruan mengingatkan agar kepala desa yang menggunakan dana untuk membeli armada ambulan harus hati hati. Baik proses pembeliannya maupun selama penggunaan memberikan pelayanan kesehatan.
Pernyataan ini disampaikan Bupati Pasuruaan Irsyad Yusuf saat pelepasan 27 armada ambulan pelayanan desa di Pelataran Pendopo Pasuruan. Sebelum melepas ambulan hasil realisasi penggunaan dana desa itu, Irsyad Yusuf mengecek kelayakan dan kesesuaiannya. Hal itu dilakukan guna memastikan kondisi unit dan alat medis dalam ambulan.

Di hadapan Kepala Desa, Irsyad mengingatkan agar memperhatikan dalam pengadaan ambulan. Agar nantinya tidak menimbulkan permasalahan hukum yang menyangkut dana desa. "Meskipun permendes no 22 tahun 2016 tentang penetapan prirotas pembangunan dana desa (DD) tahun 2017 membolehkan untuk pelayanan kesehatan dasar," kata Bupati Irsyad Yusuf.

Untuk itu, dia berharap ambulan senilai Rp 250 juta perunit tersebut dapat membantu warga kurang mampu dalam menjangkau rumah sakit.

Sementara itu, sejumlah kepala desa menyebutkan pembelian unit ambulan sudah dilakukan melalui usulan warga. Karena ambulan tersebut nantinya dapat membantu warga tanpa dikenakan sewa saat dibutuhkan rujukan ke rumah sakit. (pul)


Berita Terkait

Politik
Bupati Ponorogo Gelontor 40 Unit Mobil Ambulans ke Desa Siag...selanjutnya
20-11-2017 | 20:15 wib

Peristiwa
Mentri Hukum dan HAM Launching Program Satu Desa Satu Ambula...selanjutnya
11-11-2017 | 09:12 wib

Politik
Jauh Dari Rumah Sakit, Kini 27 Desa di Kabupaten Pasuruan Pu...selanjutnya
30-08-2017 | 22:38 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062