PDI Perjuangan Lawan Incumbent Ipong Muchlissoni
Dampak Banyak yang Menjual Daripada Membeli Perhiasan, Toko Perhiasan Pasar Kepanjen Tutup
Tahun 2020, Pemkab Bojonegoro Bangung 20 Embung Baru
Historis SBY, Demokrat Prioritaskan Kemenangan di Pacitan



Peristiwa
Kedatangan Jenazah Rahem Diwarnai Isak Tangis Sang Pacar
Rabu, 29-04-2015 | 18:58 wib
Reporter : Heru Kuswanto
Madiun pojokpitu.com  Tangisan Anggelia Intan warga Desa Balerejo, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, langsung pecah saat ambulans pembawa peti jenazah Rahem Agbajae Salami tiba di Perhimpunan Masyrakata Madiun, Jalan Cokro Aminoto.
Ia tak kuat menahan rasa sedih setelah ditinggal sang kekasihnya yang dieksekusi Rabu dini hari (29/4). Rahem adalah terpidana mati atas kasus narkoba. Intan kerap mengusap kedua matanya yang sembab. Ia menangis karena mengingat kebaikan Rahem selama di Lapas Kelas 1 Madiun.

Jenazah Rahem mendapatkan penjagaan ketat. Selain anggota polisi, sejumlah personil brimob juga tampak menjaga peti mati warga negara Nigeria ini. Wartawan yang ingin mengabadikan gambar pun dilarang masuk di area persemayaman. 

Kurang lebih satu jam jenazah Rahem disemayamkan gunakan proses peribadatan. Setelah itu jenazah pria yang lahir di Lagos, Nigeria tahun 1974 ini dimasukkan kembali ke ambulans dan dibawa ke TPU di Jalan Makam Tentara untuk dimakamkan. 

"Dua dari tiga permintaan Rahem sudah dikabulkan diantaranya,  berkomunikasi dengan pihak keluarganya di Nigeria dan tempat pemakaman terkahirnya yang ia minta di Kota Madiun. Sedangkan terkait mendonorkan organ tubuhnya, hingga saat ini pihak kejaksaan belum bisa melakukannya karena belum ada orang yang membutuhkan organ tersebut," jelas  Elvis Johny, Kejati Jawa Timur.(ern)



Berita Terkait



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062