Produsen Face Shield Meraup Berkah Ditengah Wabah Covid-19
Diduga Pemkot Kecolongan, Wawalikota Surabaya Berstatus ODP
Jelang New Normal Pengusaha Restaurant Terapkan Strategi Baru
PMI Gresik Krisis Stok Darah Masa Pandemi
Dindik Jatim Tetapkan Tahun Ajaran Baru Dengan Sistem Shift
Di Tengah Pandemi Covid-19, Warga Dihebohkan Pria Tergeletak di Parit
1814 Calon Jamaah Haji Jember Gagal Berangkat Tahun Ini
Jelang New Normal, Sunday Market Segera Dibuka
Puting Beliung Robohkan Pohon dan Timpa Rumah Hingga Rusak Parah
Dua Keluarga di Kota Mojokerto Terkonfirmasi Positif Covid 19
Terdakwa Mantan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah, Bantah Semua Dakwaan Jaksa KPK
Polres Serahkan Bekas Kasus Pembunuhan Mertua Sekda ke Kejaksaan
Ditlantas Polda Jatim Sita 302 Kendaraan Roda 2 Berknalpot
Terapkan New Normal, KAI Siapkan Face Shiel untuk Penumpang
Hingga Saat Ini, Belum Ada Jamah Haji Yang Ambil Uang Pelunasan



Metropolis
GP Ansor Surabaya Kecewa Sikap Arogan Walikota Robohkan Masjid
Jum'at, 27-10-2017 | 16:49 wib
Reporter : Budi Prakoso
Surabaya pojokpitu.com  Pembongkaran Masjid Asakinnah yang berada di kompleks gedung DPRD Surabaya tanpa adanya koordinasi, membuat kecewa Pengurus Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Surabaya. Mereka meyayangkan sikap arogansi Walikota Surabaya, Tri Rismaharini yang merobohkan masjid tanpa memperhitungkan penggantinya.
Berita Video : GP Ansor Surabaya Kecewa Sikap Arogan Walikota Robohkan Masjid
Sikap kecewa terhadap sikap Walikota Surabaya ini juga karena Walikota telah membiarkan aksi anak buahnya yang main bongkar tanpa ada koordinasi dengan pihak ormas Islam. Untuk sementara, tempat ibadah pengganti Masjid Assikinnah dipindah ke gedung merah putih, balai pemuda.

Dikhawatirkan bisa menimbulkan masalah SARA, pihaknya meminta kepada Walikota untuk bertanggungjawab atas dibongkarnya masjid yang berdiri tahun 1997. Bahkan, dibongkar masjid itu juga tanpa ada solusi pengganti yang layak.

Ketua PC GP Ansor Surabaya, Muhammad Farid Afif mengatakan, "Jika taman kota rusak, Walikota begitu marah. Ketika masjid dirusak atau dibongkar, kok hanya diam dan tutup mata, sehingga masjid yang dibangun dengan anggaran Rp 200 juta , dirusak demi kepentingan pembangunan gedung dewan delapan lantai."

Gp Ansor Surabaya mengancam akan melakukan aksi unjuk rasa lebih besar, jika tidak ada tanggapan terkait alasan pembongkaran masjid dan akan mengajukan gugatan kepada Walikota Surabaya untuk membangun kembali tempat ibadah umat Islam di kawasan halaman gedung DPRD Surabaya.(end)


Berita Terkait

Politik
Tiga Kader Bertarung di Konferwil GP Ansor 28 Juli
25-07-2019 | 18:36 wib

Politik
Didukung PAC, Gus Abid Maju Kandidat Ketua GP Ansor Jatim
24-07-2019 | 22:41 wib

Peristiwa
GP Ansor dan Banser Situbondo Laporkan Ujaran Kebencian dan ...selanjutnya
07-11-2017 | 17:23 wib

Metropolis
GP Ansor Surabaya Kecewa Sikap Arogan Walikota Robohkan Masj...selanjutnya
27-10-2017 | 16:49 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062