Peristiwa 

Terburu buru melintas di perlintasan kereta api tanpa palang pintu, seorang siswi SMA di Kota Probolinggo, disambar kereta api Mutiara Timur pada Sabtu siang. Korban mengalami luka berat dan harus dilarikan ke rumah sakit setempat. Foto Farid
Melintas di Perlintasan Palang Pintu, Siswi SMA Disambar Mutiara Timur
Sabtu, 11-11-2017 | 13:28 wib
Oleh : Farid Fahlevi
Probolinggo - Perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Jalan Flamboyan, Pilang, Kota Probolinggo, nyaris merunggut korban jiwa.


Kali ini korbannya pengendara sepeda motor yang diketahui bernama Deasy, 18 tahun, warga Jalan Merbabu, Kelurahan Triwung Lor, Kecamatan Kademangan. Korban tertabrak kereta api Mutiara Timur, Jurusan Surabaya-Jember.
 
Motor korban hancur nyaris tak berbentuk saat kereta api yang melaju dari arah barat ke timur langsung menghantam bagian depan motornya. Korban terpental dan harus dilarikan ke RSUD dr Mohamad Saleh. Korban mengalami luka parah pada bagian pinggang, diduga terserempet kereta.

Dari kesaksian Novan teman korban, saat terjadi  korban Desy mengendarai motor matic N 3533 QM melaju tanpa menoleh ke kanan dan kiri. Tepat di tengah rel, mesin motor korban tiba tiba mati dan akhirnya disambar kereta api dari arah barat.
  
"Kondisi lampu dan sirine tanda bahaya kereta melintas juga dalam kondisi tidak berfungsi, jadi banyak warga yang tidak mengetahui ada kereta melintas," kata Novan.
 
Sementara itu menurut Kapten Mochamad Halil, Polsuska Daop 9 Jember, kerusakan lampu dan sirine di perlintasan tanpa palang pintu, merupakan wewenang Pemerintah Kota Probolinggo.
 
Maka lampu dan sirine tanda bahaya yang rusak di setiap perlintasan kereta api seharusnya diperbaiki, agar tidak terjadi lagi korban jiwa. (pul)


Berita Terkait

25-08-2018 | 19:20
Kiyai Tewas Saat Menyeberang Rel Kereta Api Tanpa Palan...