Obat dan Vaksin Covid-19 Racikan Unair Masuk Tahap Uji Klinis
18 PAC PKB Sepakat Usung Cabup Dan Cawabup Dari Kader Internal
Sebanyak 664 Warga Sidoarjo Sembuh dari Covid 19
Saat Ini Baru Ada 9 Daerah Yang Rekomnya Sudah Turun Dari DPP PDIP
Kecelakaan Beruntun Satu Orang Luka Parah
Tim Gugus Penanggulangan Covid Lamongan Tak Akan Tutup Puskesmas Mantup
100 Dokter Alumni Gontor Ikut Partisipasi Penanganan Covid 19
Polisi Lacak Pelaku Tawuran Di Jam Malam Covid 19
Kesal Dengan Sikap Camat, Ratusan Petani Palawija dan Tambak Datangi Balai Desa
Panen, Petani Tebu Keluhkan Harga Gula Anjlok
Pasokan Bahan Baku Gula Terhambat, Buruh Pabrik Wadul Komisi B DPRD Jatim
Puluhan Santri Gontor Reaktif dan Diisolasi
Modus Baru, Bawa Mobil Pribadi Curi Kayu Sonokeling
KPU Kabupaten Malang : Soal Penyelenggaraan Pilkada Ada 3 Opsi
Klien Membludak, 5 ODGJ Antri Panti Rehabilitasi Sosial



Peristiwa
Belasan Ribu Pemuda Baca Kitab Suci Pecahkan Rekor MURI
Rabu, 06-12-2017 | 06:18 wib
Reporter : Moch.Asrofi
Blitar pojokpitu.com  Belasan ribu pemuda-pemudi dari enam agama di Kabupaten Blitar, menggelar membaca kitab suci secara bergantian. Acara yang digagas oleh para pemuda ini, masuk dalam Museum Rekor Indonesia (Muri).
Bertempat di Kampung Coklat Desa Polosorejo Kecamatan Kademangan Kabupaten Blitar, digelar pembacaan kitab suci, yang digagas oleh pemuda-pemudi lintas agama. Acara bertajuk Gerakan Pemuda Membaca Kitab Suci untuk Persatuan Indonesia tersebut, diikuti oleh enam agama yang diakui oleh pemerintah, masuk dalam Museum Rekor Indonesia (Muri). 

Masing-masing agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha dan Konghuchu, naik ke panggung dan membaca kitab suci bersamaan. Dimulai dari agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha dan Konghuchu. 

Salah satu peserta, Nur Laili mengaku sangat bangga dengan digelarnya acara pembacaan kitab suci ini. Selain untuk kerukunan umat beragama, kegiatan ini juga dapat menimbulkan jiwa muda yang baik. 

Acara pemuda-pemudi ini, selain dihadiri oleh belasan ribu pemuda-pemudi berbagai suku dan agama, juga ada Kementrian Pemuda dan Olahraga, Forpimda Kabupaten Blitar. 

Pihak Kemenpora Esa Sukmaijaya, Asisten Deputi Bidang Iptek dan Imtaq Kemenpora, mengatakan, "Acara ini bertujuan untuk mengingkatkan iman dari para pemuda-pemudi berdasarkan agamanya maisng-masing."
 
Semua agama tidak mengajarkan untuk berperang, atau melakukan kejahatan terhadap saudaranya sendiri, tambahnya. 

Acara diakhiri dengan penyerahan sertifikat dari MURI kepada Kemenpora, dan Bupati Blitar. Muri mencatat, peserta membaca kitrab suci ini, sebanyak 11.328 pemuda-pemudi.(end)


Berita Terkait



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062