Hukum 

Pembelaan Terdakwa Penipuan dan Penggelapan, Soejono Chandra : Dakwaan Jaksa Kabur
Kamis, 07-12-2017 | 20:34 wib
Oleh : Ayul Andhim
Surabaya - Dituntut 2 tahun penjara oleh jaksa penuntut umum, atas penipuan dan penggelapan penjualan tanah dan rumah senilai Rp 660 juta, terdakwa Soejono Chandra, melalui kuasa hukumnya melakukan pembelaan.


Di hadapan majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya, kuasa hukum terdakwa menilai dakwaan jaksa kabur dan tidak jelas, sehingga tuntutan jaksa tidak memiliki dasar hukum.

Menanggapi pembelaan terdakwa, kuasa hukum korban Emil Salim, yang hadir dalam sidang menilai pembelaan kuasa hukum terdakwa di luar fakta persidangan. Bahkan memuat pendapat subyektif yang penuh retorika, karena akte jual beli dan pengosongan nomor 9 ,10 dan 11 masih sah secara hukum, belum ada pembatalan dari pengadilan.

Atas pembelaan terdakwa, jaksa penuntut umum akan memberikan jawaban pada persidangan Kamis minggu depan.

Seperti diketahui, kasus penipuan dan penggelapan ini berawal dari terdakwa Soejono Chandra, yang berniat meminjam uang kepada korban Lie Soekoyo pada tahun 2004 lalu, dengan alasan bahwa rumahnya akan disita oleh bank.

Akhirnya terdakwa menjual rumahnya yang ada di Unimas blok C Waru Sidoarjo kepada korban senilai Rp 660 juta , dengan syarat, rumah jangan di jual ke orang lain dengan jangka waktu 2 tahun akan dibeli kembali. Namun karena tidak ada tindak lanjut, korban mendatangi terdakwa dan meminta pengesahan akte jual beli, lantaran tidak bisa menempati janji.(end)




Berita Terkait

16-04-2018 | 18:28
Terbukti Penggelapan, Terdakwa Bos PT Gala Bumi Perkasa...

07-04-2018 | 13:07
Gelapkan Uang Majikannya, Pelaku Berhasil Ditangkap Pol...

16-03-2018 | 21:12
Tipu Saudara Sendiri, Gadis Ini Dijebloskan ke Penjara

03-03-2018 | 02:10
Kabur 4 Tahun ke Jakarta, Pelaku Penggelapan Berhasil D...



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062