Metropolis
Sidak Juanda, Bambang Haryo Temukan Command Center Kemenhub Kosong
Minggu, 24-12-2017 | 09:54 wib
Reporter : Fakhrurrozi
Sidoarjo pojokpitu.com  Menjelang libur natal dan tahun baru 2018, DPR RI semakin rajin melakukan inspeksi mendadak atau sidak ke sejumlah tempat transportasi. Sabtu (23/12) siang tadi, sidak dilakukan Bambang Haryo, anggota Komisi VI DPR RI ke Bandara Juanda. Kedatangan anggota DPR dari Fraksi Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini disambut pejabat Angkasa Pura I dan Pejabat di Maskapai Garuda Indonesia, salah satunya Asa Perkasa, Vice President Region III Jawa,, Bali dan Nusa Tenggara.
Begitu tiba di terminal T2 Juanda, Bambang Haryo langsung mengecek posko terpadu yang berada di pintu masuk terminal. Di posko ini, pria yang juga penasehat PT Darma Lautan Utama ini terkejut melihat keberadaan tiga prajurit muda TNI di dalam posko. Bambang Haryo semakin terkejut saat ditanya tugasnya, ketiga prajurit muda ini tidak bisa menjawab. 

"Saya minta pimpinan posko terpadu ini bertanggung jawab atas personel yang ada di dalam posko. Jangan sampai ada personel di posko yang tidak tahu tugas dan tanggung jawabnya," kata Bambang Haryo kepada pejabat Angkasa Pura. 

Bambang semakin kecewa, saat melihat Command Center Kementerian Perhubungan dalam kondisi kosong. Bambang mengaku akan langsung melaporkan hal ini ke Menteri Perhubungan agar Command Center tidak kosong. Usai dari posko terpadu. Pengecekan dilakukan pada pelayanan tiket milik Maskapai Garuda Indonesia. 

Bambang memberikan apresiasi pada Maskapai Garuda Indonesia yang memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Momentum ini dimanfaatkan pejabat Garuda Indonesia untuk mengutarakan unek-uneknya seputar pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya terkait berkurangnya slot take off dan landing Garuda Indonesia di Bandara Ngurah Rai Bali. 

"Sidak kali ini sebenarnya untuk melihat kinerja Angkasa Pura I yang berhubungan dengan korporasi, sedangkan Garuda saya cek pelayanan ke masyarakat. Ternyata Maskapai Garuda mengeluhkan berkurangnya slot di bandara Ngurah Rai Bali. Bila sebelumnya ada lima slot, kini hanya ada tiga slot," papar Bambang Haryo yang berjanji akan segera melaporkannya ke Komisi V.  (pul)


Berita Terkait

Metropolis
HUT Lanudal Juanda, Operasional Penerbangan Sipil Ditutup 1 ...selanjutnya
12-08-2019 | 15:22 wib

Peristiwa
Freestyle Moge Detasemen Polisi Militer (PM) Lanudal Juanda ...selanjutnya
10-08-2019 | 17:20 wib

Peristiwa
BMKG Imbau Gelombang Tinggi dan Suhu Dingin Selama Musim Kem...selanjutnya
19-07-2019 | 13:14 wib

Metropolis
Terminal 1 Bandara Juanda Akan Dilakukan Perluas Tahun Ini
02-04-2019 | 07:30 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062