Sosok 

Syaifuillah Yusuf Bakal Calon Gubernur Jatim
Sangat Penuh Keraguan, Begini Kata Gus Ipul Terkait Mundurnya Anas
Jum'at, 05-01-2018 | 19:08 wib
Oleh : Iman Pujiono
Jakarta - Sejak isu merebak mundurnya Abdullah Azwar Anas sebagai Bakal Calon Gubernur Jatim, membuat pasangannya Syaifullah Yusuf (Gus Ipul) gusar. Apalagi isu itu semakin santer setelah muncul pecah kongsi antara PDIP dengan PKB. Menanggapi persoalan ini, Gus Ipul tetap mengaku belum menerima penjelasan utuh dari Anas. Saat ini masih terus berkomunikasi dengan DPP PKB dan tim sukses di Jakarta, untuk menentukan sikap.


Berikut petikan wawancara Gus Ipul dengan reporter pojokpitu.com Iman Pujiono, di Jakarta

Apa dampaknya isu mundurnya Abdullah Azwar Anas ini ?

Tentu ada imbasnya terhadap kita. Pada saya. Padahal waktu yang ada ini kita sedang manfaatkan untuk mengambil langkah-langkah. Kita diskusikan dengan PKB dan PDIP sambil menunggu hasil pendalaman terhadap isu-isu yang beredar ini. Nanti seperti apa kita tunggu keputusan PDIP. Setelah itu kita sama-sama mendiskusikan. Kalaupun toh harus mencari wakil yang baru, kita harus lakukan pengkajian. Kira-kira sejalan tidak dengan rencana yang selama ini kita siapkan.

Anas sudah nyatakan mundur?
Detailnya tidak tahu. Tapi beliau kirim pesan pada saya ingin menyampaikan apa yang dipikirkan. Dan saya kebetulan belum sempat ketemu langsung. Soal mundurnya dan alasan-alasannya apa, tentu yang bisa menjelaskan mas anas sendiri. Saya jujur dalam kaitan ini belum bisa nyampaikan komentar apapun.

Ada indikasi politik kotor?
Bisa jadi. Saya tidak mau spekulasi. Tapi Yang jelas apapun agenda dibalik ini berimbas pada kami. Saya pahami ini sebagai proses politik yang seharusnya tidak terjadi. Tapi takdirnya seperti ini. Saya ingat pesan para ulama, kita khusnhzon, kita tawakal, tapi kita optimis dengan langkah-langkah yang sudah kita ambil selama ini. Jadi saya tidak mau berspekulasi apakah ini ada sesuatu dibalik yang terjadi ini.

Bagaimana komunikasi dengan PDIP ?
Jalan. Secara informal jalan. Termasuk dengan PKB jalan. Nanti tentu secara formal akan ketemu.

Menurut Gus Ipul, apakah sudah ada calon pengganti ?
Saya gak berani berspekulasi. Waktu kita tinggal 2-3 hari. Kami masih menunggu siapa nanti yang akan menjandi pengganti, misal ya.. mas Anas memang betul-betul  diganti. Tetapi yang jelas pengganti ini harus bisa diterima oleh semua pihak. Terutama yg selama ini sama2 sudah berjuang.

Ada hasil pertemuan dengan DPP PDIP ?
Kita lihat nanti lah. Kita mau disini dulu.

Bagaimana dengan Bu Risma ?
Dalam situasi seperti ini, sepanjang masih ada waktu mestinya yang idal. Tapi nanti saya belum tahu. Saya belum berani spekulasi. Tapi yang jelas kita senang dan gembira kalau muncul calon Wagub yang punya elektabilitas, popularitas, bisa bersinergi, apalagi saling memperkuat.

Sudah komunikasi dengan Risma?
Belum ada. Tapi dalam situasi seperti ini kita siap dipasangkan dengan siapapun terutama yang tadi saya bilang ya. Jadi kita senang kalau kemudian ada Cawagub yang punya elektabilitas, popularitas, dan bisa bersinergi, saling melengkapi. Ini kan keadaannnya mepet sekali.

Bisakah mempertahankan Anas?
Ya kita lihat lah. Ini belum ada keputusan dari partai. Nanti kita lihat seperti apa perkembanganya malam ini. Selambat-lambatnya sampai besok. Habis itu baru kita ambil keputusan. Tentu berikutnya menentukan siapa yang akan jadi penggantinya. (pul)




Berita Terkait

22-10-2018 | 13:13
Cuaca Panas, 20 Peserta Upacara Hari c

17-10-2018 | 01:10
4 Sayuran yang Tak Boleh Dipanaskan Berulang

15-10-2018 | 18:36
Begal Motor Modus Buka Rok Korban, Dilumpuhkan Dengan T...

13-10-2018 | 13:03
Suhu Panas Udara Bojonegoro Melebihi Rata-Rata Jawa Tim...



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062