Teknologi 

Ujaran Kebencian Susah Dibasmi Karena Datangkan Uang
Senin, 08-01-2018 | 06:12
Oleh :
Jakarta - Teknologi informasi membawa efek samping. Kemudahan penyebaran berita ternyata membuat berita bohong (hoax) dan ujaran kebencian ikut merajalela.


Ibarat virus yang telanjur menyebar luas, ujaran kebencian dan berita bohong alias hoax susah dihilangkan. Sebab, banyak pihak yang meraih keuntungan dengan menyebarkan unggahan-unggahan berbau negatif itu.

CEO AppNexus Brian OKelley mengakui, ujaran kebencian dan hoax menyebar dengan begitu cepat beberapa bulan belakangan ini.

Akun-akun yang bertujuan menggali keuntungan memanfaatkan kebencian yang menguar di masyarakat untuk menghasilkan uang.

Setiap kali ada orang yang membuka akun tersebut, si pemilik akan mendapatkan penghasilan dari iklan yang menyertai unggahannya. Headline berita di situs abal-abal bakal dibuat sangat dramatis.

"Penelitian menunjukkan bahwa konten yang paling sering diklik dan dibagikan adalah yang menggerakkan emosi pembaca," terang OKelley seperti dilansir Forbes. (sha/c10/dos) 



Berita Terkait

09-01-2018 | 20:18
Lontarkan Ujaran Kebencian di Medsos, Seorang Remaja Di...

08-01-2018 | 06:12
Ujaran Kebencian Susah Dibasmi Karena Datangkan Uang

02-01-2018 | 12:39
Abaikan Ujaran Kebencian, Medsos Bakal Didenda Mahal

27-11-2017 | 18:08
Alfian Tanjung Terdakwa Kasus Ujaran Kebencian Dituntut...



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062