Ekonomi Dan Bisnis 

M Ardi Prasetyawan , Kepala Disperindag Jatim
Harga Beras Belum Stabil, Disperindag Tidak Akan Import
Jum'at, 12-01-2018 | 19:08
Oleh : Selvy Wang
- Sejak harga beras naik pada Desember tahun lalu, kini harga beras masih belum stabil. Menurut sudarno, salah satu agen beras, beras medium yang biasanya Rp 9 ribu kini naik Rp 10 ribu, atau dari Rp 10 ribu naik menjadi Rp 12 ribu. Bahkan kualitas super, dari biasanya Rp 12.500 menjadi Rp 13.500.


Sudarno agen beras Pasar Bendul Merisi Surabaya menambahkan, kenaikan ini membuat para pedagang eceran mengeluh karena yang dijual semakin tinggi.   

Sementara itu, menurut M Ardi Prasetyawan , Kepala Disperindag Jatim mengatakan, kenaikan harga beras terjadi sejak November 2017. Karena melonjaknya jumlah kebutuhan masyarakat, terutama saat natal dan tahun baru. sehingga pedagang ikut menaikan harganya. Sampai  januari ini kenaikan harga beras rata-rata di Jawa Timur mencapai 5 hingga 10 persen. terutama di beberapa wilayah seperti Surabaya, Malang, Kota Mojokerto, dan Madura.

Memasuki Januari 2018 ini harga sudah mulai menurun, karena produksi beras di Jawa Timur  terus berlangsung. Ia juga memastikan Jawa Timur tidak akan mengimpor beras 

Berdasarkan data dari Disperindag Jatim, produksi beras pada Desember 2017 mencapai 313,643 ton dengan konsumsi hanya 297.643 ton. Sehingga surplus 16.400 ton. Sementara pada Januari 2018 jumlah produksi diprediksi mencapai 29.243 ton, Februari 960.702 ton , dan puncaknya pada Maret yaitu 1.773.439 ton. (pul)



Berita Terkait

17-01-2018 | 12:44
Atasi Kenaikan Harga Beras, Pemkot Gelontor 100 Ton

16-01-2018 | 07:11
Turunkan Harga Beras, Bulog Bersama Mitra Jual Beras Di...

16-01-2018 | 00:14
Harga Beras Masih Tinggi di Pasar Tradisional Kepanjen

12-01-2018 | 19:08
Harga Beras Belum Stabil, Disperindag Tidak Akan Import...



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062