Peristiwa 

Cuaca Buruk Ratusan Nelayan Popoh Enggan Melaut
Minggu, 14-01-2018 | 00:12 wib
Oleh : Agus Bondan, Muhammad Imron Danu
Tulungagung - Cuaca buruk di perairan selatan Pulau Jawa, yang terjadi dalam 2 bulan terakhir, terus menghantui para nelayan di Teluk Popoh Tulungagung. Apalagi sejak 3 hari terakhir, terjadi aliran arus bawah laut yang kencang, membuat ratusan nelayan enggan pergi mencari ikan.


jika nelayan tetap nekat melaut, hasil ikan yang didapat turun drastis, karena hanya berani di sekitar teluk sejauh 5 mil. Kondisi ini diperparah terjadinya gelombang tinggi sekitar 2 hingga 5 meter, serta kencangnya hembusan angin di tengah laut. Kini, para nelayan hanya bisa pasrah, dan lebih memilih menambatkan perahu, dan kapalnya di dermaga pangkalan pendaratan ikan PPI sambil menunggu cuaca di laut kembali normal .

Bahkan, aktivitas pelelangan ikan di PPI juga sepi, hanya nampak sejumlah nelayan dan pedagang ikan duduk santai tanpa beraktivitas.

Warni, nelayan teluk popoh mengatakan, untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, sejumlah nelayan nekat melaut. Namun, mereka hanya berani melaut mencari ikan disekitar teluk popoh sejauh 10 mil. Sehingga, hasil ikan yang didapatpun turun dratis, bahkan mereka pulang dengan tangan hampa. "Saat ini ikan yang didapat, rata-rata 10 hingga 12 kilogram. Namun jika cuaca tengah bersahabat, mampu mendapat ikan sebanyak 1 Kwintal lebih," kata Warni.

Minimnya hasil ikan yang di dapat, juga dikeluhkan oleh para nelayan, karena tidak sebanding dengan biaya yang dikeluarkan. Terutama untuk membeli bahan bakar solar yang menghabiskan 5 liter lebih  dalam satu kali pergi melaut. Kondisi seperti ini, diperkirakan akan kembali normal pada Februari mendatang. (pul)


Berita Terkait

09-09-2018 | 11:00
Keluarga Nelayan Berburu Rumput Laut Liar di Tepi Panta...