Pilkada
Ribuan Warga Terancam Tak Bisa Nyoblos
Sabtu, 03-02-2018 | 14:02 wib
Reporter : M. Ramzi
Magetan pojokpitu.com  Ribuan warga Magetan diprediksi tak bisa menggunakan hak pilihnya pada pemilu bupati dan wakil bupati Magetan Juni 2018 mendatang. Hal itu disebabkan sebagian dari warga Magetan bekerja di luar daerah hingga luar negeri.
Data dari Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Magetan, hingga tahun 2017 ada 1.475 warga Magetan yang bekerja di luar negeri, seperti Singapura,Hongkong,Taiwan, Brunei, dan lainnya.

Kepala Disnaker Magetan, Suyadi, mengatakan, pihaknya memang tidak bisa memastikan apakah mereka bisa pulang untuk menggunakan hak pilihnya pada pemilu bupati dan wakil bupati Magetan, karena mereka sudah terikat kontrak kerja.

Tidak hanya warga yang menjadi buruh migran Indonesia diluar negeri dan ada ribuan warga lainnya yang bekerja di luar daerah atau luar Jawa, seperti di batam yang mencapai 3 ribu orang.

"Catatan Dinsnaker, selama tahun 2017 lalu, pihaknya mengeluarkan kartu pencari kerja sekitar 4 ribu lembar," jelas Suyadi.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Magetan, Hendrad Subyakto, mengatakan, KPU belum mempunyai sistem yang memungkinkan TKI atau TKW luar negeri bisa menyalurkan hak pilihnya.

"Sehingga kalau mereka tidak pulang, dipastikan tidak bisa menggunakan hak pilihnya," terang Hendard Subyakto.(end)






Berita Terkait



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062