Tabrak Jembatan, Suzuki Ertiga Nyaris Terjun Dari Flyover Gubeng
Begini Cerita Janda 2 Anak Yang Tinggal di Bekas Kandang Ayam
Laka Lantas Operasi Patuh Semeru Meningkat
Jatim Belum Layak Lakukan Sekolah Tatap Muka
Pertumbuhan Ekonomi Minus, Kemenhub Beri Konsesi Terminal Logistik
Akademisi Arsitektur : Warna Biru Alun-Alun Magetan Bagian Dari Simbol Kekuasaan
Pasangan OK Segera Deklarasi Parpol Pengusung
Unik, UWK Malang Gelar Wisuda Secara Drive Thrue
Meski Harga Gabah Naik, Petani Tak Jual Semua Hasil Panennya
Mendagri Bilang Ada Kepala Daerah Yang Tidak Serius Tangani Covid-19



Peristiwa
BNNK Ungkap Pengedar Pil Double L Dengan BB Ratusan Juta Rupiah
Sabtu, 10-03-2018 | 16:28 wib
Reporter : Bagus Setiawan
Surabaya pojokpitu.com  Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Surabaya, berhasil menangkap distributor pil double L beromset ratusan juta rupiah. Saat dilakukan penangkapan, petugas menemukan 6 kardus berisi ratusan ribu pil double L tersimpan di dalam mobil sport milik tersangka.
Santoso, tak berkutik ketika digrebek oleh anggota Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Surabaya di dalam mobil sedan sport hitam di kawasan Jalan Joyoboyo Surabaya. Waktu ditangkap, pelaku berupaya berkelit saat diinterogasi petugas BNNK, terkait barang pil double L yang ia distribusikan.

Namun setelah digeledah, BNNK berhasil menemukan barang bukti pil double L yang dikemas menyerupai vitamin dengan jumlah cukup banyak, yaitu 5 kardus berisi 500 ribu pil double L siap edar.

Penangkapan Santoso ini merupakan pengembangan dari hasil tangkapan seorang kurir sekaligus pengedar, Zaenal, di sebuah rumah di kawasan Rungkut Surabaya, dengan menemukan sebanyak 1 karsus pil double L berisi 88 ribu butir. Saat ditanya terkait peredaran pil double L ini , Zaenal sempat berkelit dirinya hanya mengantarkan barang, dengan upah Rp 2 juta per kardus.

Menurut Kepala BNNK Surabaya , AKBP Suparti, pengungkapan ini hasil dari pengembangan pecandu narkoba jenis sabu, yang kemudian mendapati nama-nama para tersangka yang berhasil ditangkap.

"Jenis pil double L yang dijual oleh para tersangka ini tergolong memiliki harga lebih mahal dengan pil double L biasanya, karena setiap kardus berisi 100 ribu butir bernilai Rp 36 juta rupiah. Dua tersangka ini biasa mengedarkan pil double L di kawasan Surabaya dan Sidoarjo," tutur AKBP Suparti.

Setelah mengamankan dua tersangka, BNNK Surabaya masih memburu jaringan ini. Sementara, untuk proses selanjutnya, barang bukti 6 kardus pil double L yang berisi 588 ribu butir atau senilai Rp 200 juta ini akan diserahkan kepada kepolisian.(end)


Berita Terkait

Metropolis
Kakak Beradik Edarkan Pil Double L di Kampus
09-02-2017 | 19:12 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062