Bayi Perempuan Ditemukan Tewas di Tepi Pantai Tuban
DKPP Pecat Angota KPU Surabaya Kholid Asyadulloh
Bupati Lumajang Kembali Cekcok Dengan Pengawas PT Luis
Dasar Bejat ! Kakek 68 Tahun di Blitar Cabuli Balita 4 Tahun
8 Pelaku Pemerkosa Janda Muda di Kokop Bangkalan Akhirnya Dibekuk
Interpelasi Dinilai Sangat Prematur dan Bukan Kewenangan Komisi C
Sekolah Mulai Sosialisasikan Pembelajaran Daring Untuk Siswa Baru
Timbul Kritikan, Program Kartu Prakerja di Jatim Dihentikan
RDP Soal Program BPNT Memanas
Pemkab Bojonegoro Siapkan 1.000 Tangki Air Bersih Atasi Dampak Kekeringan
Harga Hewan Kurban Naik Jelang Idul Adha
Ratusan Warga Gelar Aksi Protes Pembangunan Double Track Tanpa Underpass
Akhirnya Bapak-Anak Kompak Tinggal di Penjara Karena Maling HP
Wisata Tematik Beiji Park Gelar Simulasi New Normal



Pantura
Dosen yang Jadi Kolektor dan Pemburu Kitab Kuno
Senin, 18-06-2018 | 19:06 wib
Reporter : Saiful Mualimin
Jombang pojokpitu.com  Seorang dosen di Jombang rela berkeliling sejumlah lokasi hanya untuk menjadi kolektor kitab-kitab kuno. Hasil perburuan dosen inipun tidak mengecewakan. Tercatat dari puluhan koleksinya terdapat manuskrip berusia 300 tahun. Hobi dosen berburu kitab ini tidak lain hanya untuk melestarikan warisan budaya keilmuan nenek moyang yang mulai menghilang.
Agus Sulton, pria berusia 32 tahun asal kota santri inilah yang memiliki hobi kolektor kitab kuno. Seirama dengan profesinya, pria ini terus mengumpulkan kitab kitab kuno yang sudah menghilang keberadaannya.
 
Pria lulusan Fakultas Satra Universitas Airlangga ini memulai perburuannya terhadap manuskrip kuno sejak akhir tahun 2008. Tidak hanya di Jombang, dirinya mencari kitab-kitab kuno di Kediri, Lamongan dan Nganjuk. Terutama yang dulunya menjadi lokasi pondok pesantren yang telah bubar sebelum tahun 1950.
 
Agus Sulton mengatakan, rata - rata kitab kuno yang didapatkan berasal  dari para keturunan pengasuh pesantren. Selain itu, dari keturunan mantan tukang macapat.  Selama sepuluh tahun ini, koleksi kitab kuno Agus, meliputi kitab  berisi manuskrip tentang pengobatan, ajaran fiqih, tauhid, cerita-cerita babad, serat lukoyanti, serta cerita-cerita nabi hingga syair Nabi Muhammad.
 
Koleksi pria yang berprofesi sebagai dosen di Universitas Hasyim Asyari Jombang ini  tak hanya berisi  tulisan aksara Jawa. Ada juga manuskrip yang menggunakan aksara pegon dan Arab. Manuskrip kuno yang dimiliki Agus  ini sebagian dibeli, sebagian lagi hanya diberi secara cuma-cuma karena sang pemilik berharap kitab kuno tersebut lebih bermanfaat.(end)
 



Berita Terkait



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062