Pilkada
Mantan Kepala SMPN 54 Nyoblos di Tahanan Polrestabes
Rabu, 27-06-2018 | 18:04 wib
Reporter : Fakhrurrozi
Surabaya pojokpitu.com  17 tahanan Polrestabes Surabaya menyalurkan hak pilihnya untuk memilih bakal calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur periode 2018-2023 mendatang. Sama seperti warga pada umumnya, para tahanan ini menyalurkan hak suaranya lewat bilik suara yang didatangkan dari TPS 14 Kelurahan Krembangan Surabaya. Salah satu tahanan, yakni Keny Erviati, mantan kepala sekolah SMP Negeri 54 yang menjadi dalang pencurian naskah UNBK.
Kelompok penyelenggara pemungutan suara TPS 14 Kelurahan Krembangan Selatan Surabaya tiba di Polrestabes Surabaya, satu persatu tahanan dikeluarkan dari ruang tahanan untuk mengikuti proses verifikasi data pemilih dari petugas KPPS. Setelah dilakukan verifikasi hanya 17 tahanan yang bisa menyalurkan hak pilihnya, yang terdiri 13 tahanan narkoba dan 4 tahanan reskrim.

Salah satu tahanan yang menyalurkan hak pilihnya adalah Keny Erviati, mantan kepala sekolah SMP Negeri 54 Surabaya yang ditangkap atas kasus pencurian data ujian nasional berbasis komputer. Keny mendapat giliran pertama dengan mengambil kertas suara dan mulai melakukan pencoblosan di sebuah bilik yang sudah disediakan oleh petugas KPPS.

Semua tahanan mengaku lega, bisa turut menyalurkan hak suaranya dalam Pilgub Jatim 2018 ini. Mereka berharap segera bisa bebas dari penjara, agar bisa merasakan program calon gubernur dan wakil gubernur terpilih nantinya. Selanjutnya, surat suara ke 17 tahanan ini, akan dibawa ke TPS 14 Kelurahan Krembangan Selatan, untuk dihitung dengan surat suara lainnya dan hasil perhitungan langsung dibawa ke kelurahan setempat.(end)



Berita Terkait



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062