Panen Porang Melimpah, Petani Untung Ratusan Juta Rupiah
Sekolah Berasrama Boleh Buka, Tapi Secara Bertahap
Frustasi Gagal Panen, Petani Bakar Tanaman Padinya
UGD Rumah Sakit R Soedarsono Ditutup 1 Hari Setelah Nakes Positif Corona
Melayat Drive-Through
Kantor Imigrasi Ponorogo Akan Naik Status Kelas II
Perjuangan Pelajar di Pegunungan Cari Sinyal Untuk Belajar Daring
Rekom Hanura Genapkan 31 Kursi Dukungan Pasangan Yuhronur-Rouf
Siswa SD Surabaya Sulap Kain Handuk Bekas Jadi Kerajinan
Sering Blayer Motor Saat di Kampung, Bapak Anak Kompak Keroyok Tetangga
Pemkab Madiun Segera Laksanakan Tes SKB CPNS 2019
Lereng Utara Kelud, Kawasan Penting Sejarah Jawa
Dipengaruhi Ekonomi, Jumlah Pemohon Diska Bojonegoro Capai 406 Perkara
Jumlah Penderita Capai Jutaan, Ahli Endokrin: Diabetes Juga Pandemi
Foto Terbaru, Tubuh Mike Tyson Ramping, Dadanya Bidang, Bisepnya Kukuh



Peristiwa
Kasus Siswa Lumpuh, Pihak Keluarga Korban Meminta Diselesaikan Kekeluargaan
Selasa, 24-07-2018 | 18:07 wib
Reporter : Aminuddin Ilham
Mojokerto pojokpitu.com  Penyidik Reserse Polres Mojokerto masih terus melakukan penyelidikan dan pendalaman terhadap kasus yang menimpa siswa SMA Negeri 1 Gondang, yang lumpuh akibat hukuman squad jump dari kakak seniornya. Namun pihak keluarga meminta kasus tersebut diselesaikan secara kekeluargaan mengingat pihak sekolah telah bertanggung jawab terhadap perawatan korban.
Proses hukum atas kasus yang menimpa salah satu siswi SMA Negeri 1 Gondang, Hanum Dwi Aprilia, yang mengalami lumpuh akibat hukuman squard jump dari seniornya, terus dilakukan penyelidikan dan pendalam oleh Penyidik Reserse Polres Mojokerto.
 
Dalam kasus siswa SMA Negeri 1 Gondang, pihak kepolisian Polres Mojokerto sudah memanggil pihak sekolah dan beberapa saksi yang mengetahui peristiwa tersebut. Namun pihak keluarga korban belum melaporkan peristiwa yang dialami siswi asal Krian Sidoarjo, yang saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit.
 
AKP M Sholikin Ferry, Kasat Reskrim Polres Mojokerto, mengatakan penyidik masih terus melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut. "Namun pihak keluarga meminta kasus ini diselesaikan secara kekeluargaan, mengingat pihak sekolah sudah bertanggung jawab atas seluruh pengobatan korban hingga sembuh," tutur AKP M Sholikin Ferry, Kasat Reskrim Polres Mojokerto
 
Sementara itu, untuk kesehatan korban Hanum Dwi Aprilia, yang menjalani perwatan di rumah sakit, sudah menunjukan perkembangan cukup baik. Bahkan sejak mengikuti terapi dua hari terakhir, korban sudah bisa berjalan kembali.(end)


Berita Terkait



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062