Politik
Ternyata Kasus Gizi Buruk di Jatim Masih Tinggi
Kamis, 25-10-2018 | 01:09 wib
Reporter : Ayul Anhdim
Foto dok pojokpitu.com
Surabaya pojokpitu.com  Pemerintah Provinsi Jawa Timur masih memiliki persoalan besar di bidang stunting, yakni anak memiliki gangguan pertumbuhan bertubu pendek. Hal tersebut disebabkan kekurangan asupan gizi pada anak saat masih dalam kandungan.
Menurut Soekarwo Gubernur Jatim, Pembinaan Kesejahtaran Keluarga atau PKK dan Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga atau KKBPK bersama Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, telah bersepakat mengatasi kasus stunting ini.

Ada berbagai faktor yang menyebabkan pertumbuhan anak pendek dan memiliki otak yang lemah. Yakni kekurangan gizi pada anak di saat masih dalam kandungan, serta sanitasi air bersih.

"Di Jawa Timur ada 57 ribu atau 26 persen anak mengalami stunting akibat gizi buruk, yang tersebar di 11 kabupaten," kata Soekarwo.

Kasus stunting atau gizi buruk tidak hanya terjadi pada keluarga yang tidak mampu, namun juga dari keluarga yang memiliki ekonomi cukup. (pul)


Berita Terkait

Kesehatan
Balita Alami Kelainan dan Gizi Buruk Dievakuasi ke Rumah Sak...selanjutnya
10-04-2019 | 17:32 wib

Metropolis
Kesulitan Biaya, Orang Tua Anak Penderita Gizi Buruk Mengadu...selanjutnya
21-03-2019 | 17:00 wib

Kesehatan
Berawal Dari Bronkitis, Bocah Muzaki Aditya Kena Gizi Buruk
31-10-2018 | 20:10 wib

Politik
Ternyata Kasus Gizi Buruk di Jatim Masih Tinggi
25-10-2018 | 01:09 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062