Icip - Icip 

Setelah direndam air garam, rasa pahit pare hilang dan menjadi makanan ringan yang renyah dan gurih. Bahkan, penjualan keripik pare telah menembus pasaran Jepang, Taiwan, Hongkong, dan Malaysia. Foto Herpin
Pahit Namun Renyah Kripik Buah Pare Buatan Warga Ngawi Ini
Rabu, 28-11-2018 | 15:14 wib
Oleh : Herpin Pranoto
Ngawi - Seorang perajin di Kabupaten Ngawi berkreasi mengolah buah pare yang rasanya pahit menjadi keripik.


Melimpahnya buah pare, membuat Ketut Winur, warga Desa Krandegan Kecamatan Ngrambe, Kabupaten Ngawi berfikir mengolahnya menjadi barang bernilai ekonomi.  Dibantu dengan orang tuanya, Ketut mampu mengolah buah pare sebanyak 20 kilogram setiap hari untuk dijadikan makanan ringan keripik.

Untuk membuat keripik pare tidaklah terlalu sulit. Pertama pare yang telah dicuci dipotong tipis-tipis menggunakan alat potong. Kemudian irisan pare direndam selama 4 jam. Untuk menghilangkan rasa pahitnya, ditambah garam. Setelah direndam, pare kemudian dicelupkan dengan adonan tepung kanji dan tepung beras yang telah diberi bumbu. Lalu digoreng hingga kering.

Ide awal usaha ini, karena buah pare sangat melimpah dan harganya murah. Untuk meningkatkan nilai ekonomis, Ketut Winur mempelajari pengolahan buah pare dari internet. Setelah melalui uji coba, idenya tersebut akhirnya terwujud. "Masih sedikitnya perajin buah pare, memberikan peluang dalam pemasaran," kata Ketut.

Saat ini, penjualan kiripik pare telah menebus pasar luar negeri, yaitu Jepang, Taiwan, Hongkong, Dan Malaysia. Sedangkan untuk lokal, keripik pare juga dijual di wilayah Ngawi, Jakarta, Surabaya, Bogor dan Madiun. Untuk pemasarannya dilakukan secara online. "Setiap satu bungkus keripik pare dengan berat 100 gram, dijual Rp 8 ribu hingga Rp 10 ribu," tambah Ketut Winur.

Meskipun terkendala permodalan, usaha kripik pare akan terus dikembangkan.  Kripik pare, selain bisa bisa dinikmati sebagai makanan ringan, juga mampu bermanfaat bagi kesehatan. Mulai membanu pengobatan beragam penyakit, mulai dari diabetes hingga kanker. (pul)


Berita Terkait

25-11-2018 | 09:31
Agar Tumbuh Kembang Anak Maksimal, Ayah Harus Ambil Per...

19-04-2018 | 01:29
Antarkan Pesanan Sabu, Kurir dan Perantara Diamankan Re...

18-04-2018 | 09:13
Pare Pulpy Untuk Turunkan Resiko Penyakit Diabetes

18-02-2018 | 13:08
Jalan Rusak Sejak 2016, Puluhan Warga Kalipare Tanam Pi...



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062