Youtube Blokir Akun yang Kerap Buat Konten Rasis
Koleksi Mobil Klasik David Beckham Dijual, Harganya Wow
Tips Agar Koneksi Internetmu Tidak Lelet
Malaysia Larang Orang Asing Salat Berjemaah di Masjid
Pakar Hukum Tata Negara Bicara soal Pelaksanaan Pilkada
Ternyata ini Klub Sepak Bola Kesukaan Ahmad Dhani
18 Tokoh Dianggap Layak jadi Menteri, Ada Ahok dan Grace Natalie



Pendidikan
Guru dan Pelajar Malaysia Tertarik Membuat Kue Tradisional dan Membatik
Rabu, 05-12-2018 | 08:36 wib
Reporter : Usrox Indra
Sidoarjo pojokpitu.com  SMA Muhammadiyah 1 Taman (Smamita) Kabupaten Sidoarjo, kedatangan 24 anggota rombongan, perwakilan Sekolah Menengah Kebangsaan Agama (SMKA) Sharifah Rodziyah Malaka Malaysia. Uniknya, mereka tertarik belajar membuat kue tradisional, serta kerajinan batik khas Indonesia.
Keakraban warga 2 negara ini terlihat terjalin mesra, sejak saat penyambutan di Depan Gedung Smamita Kabupaten Sidoarjo. Satu per satu para pengajar asal Malaysia, mendapatkan kalungan kain tenun khas lombok.
 
Kehadiran rombongan asal negeri Jiran ini, selain ingin mengetahui sistem belajar mengajar di Smamita Sidoarjo, juga untuk menjalin kerja sama.

Hal ini dibuktikan dengan ditandatanganinya kontrak kerjasama antara kedua lembaga sekolah tersebut. Kerja sama itu di antaranya adalah pertukaran pelajar dan guru, antara dua lembaga sekolah.
 
Uniknya sejumlah rombongan guru dan pelajar asal malaysia ini, justru tertarik untuk membuat kue tradisional khas Indonesia, seperti lupis, kelanthing dan lentho.

Mereka beramai-ramai mengikuti cara membuat kue tradisional tersebut, dan kemudian bersama-sama mencicipinya.
 

Ismail, Kepala SMKA Syarifah Rodziyah Malaysia, menjelaskan, sementara rombongan siswa malaysia tertarik bagaimana cara membatik dan membuat kerajinan lainnya, seperti membuat gantungan kunci dari tali.

Seperti diketahui batik adalah kerajinan asli khas Indonesia, yang sudah diakui oleh badan dunia Unesco.
 
Endang Widiastuti, Kepala Dinas Pendidikan Sidoarjo, menjelaskan, sebelumnya Smamita juga sempat dikunjungi rombongan pelajar dari negara Singapura dan Thailand.

"Bahkan saat ini juga masih ada pelajar dari sekolah Jepang, yang menempuh pendidikan di sekolah muhammadiyah ini," ujar Endang Widiastuti. (yos)


Berita Terkait



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062