Hukum 

KPK Periksa Pemilik Hotel Hosrison Pasuruan Sebagai Saksi Setiono Walikota Non Aktif Pasuruan
Kamis, 06-12-2018 | 19:32 wib
Oleh : Iman Pujiono
Jakarta - Setiono, Walikota Pasuruan, hari ini kembali diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka. Selai Setiono, KPK juga memeriksa pemilik hotel horison pasuruan Harry Prasetyo dan direktur CV Tiga Pilar Utama Slamet Rahayu Widodo Sebagai Saksi.


Pemeriksaan Harry dan Slamet kali ini, sebagai saksi dalam kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kota Pasuruan tahun anggaran 2018.
 
Dalam kasus ini, Wali Kota Pasuruan Setiyono diduga menerima uang Rp 115 juta dari Muhamad Baqir. Diduga sejak awal sudah ada kesepakatan bahwa Setiyono akan mendapatkan jatah 10 persen dari nilai proyek sebesar Rp 2,2 miliar yang akan dikerjakan oleh baqir. 

Proyek itu adalah proyek belanja modal gedung dan bangunan pengembangan pusat layanan usaha terpadu pada Dinas Koperasi Dan Usaha Mikro di Pemkot Pasuruan.
 
Selain Setiyono dan Baqir, KPK juga menetapkan 2 orang lainnya sebagai tersangka. Mereka adalah staf ahli sekaligus Pelaksana Harian Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Pasuruan Dwi Fitri Nurcahyo dan Staf Kelurahan Purutrejo, Wahyu Tri Hardianto. (yos)
 



Berita Terkait

05-11-2018 | 17:40
KPK periksa 3 PNS Pasuruan Terkait Korupsi Walikota

22-10-2018 | 14:01
KPK Perikasa Walikota Pasuruan Perdana Sebagai Tersangk...

04-10-2018 | 11:39
Siang ini KPK Segel 3 Ruang di Pemkot Pasuruan



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062