Bayi Perempuan Ditemukan Tewas di Tepi Pantai Tuban
DKPP Pecat Angota KPU Surabaya Kholid Asyadulloh
Bupati Lumajang Kembali Cekcok Dengan Pengawas PT Luis
Dasar Bejat ! Kakek 68 Tahun di Blitar Cabuli Balita 4 Tahun
8 Pelaku Pemerkosa Janda Muda di Kokop Bangkalan Akhirnya Dibekuk
Interpelasi Dinilai Sangat Prematur dan Bukan Kewenangan Komisi C
Sekolah Mulai Sosialisasikan Pembelajaran Daring Untuk Siswa Baru
Timbul Kritikan, Program Kartu Prakerja di Jatim Dihentikan
RDP Soal Program BPNT Memanas
Pemkab Bojonegoro Siapkan 1.000 Tangki Air Bersih Atasi Dampak Kekeringan
Harga Hewan Kurban Naik Jelang Idul Adha
Ratusan Warga Gelar Aksi Protes Pembangunan Double Track Tanpa Underpass
Akhirnya Bapak-Anak Kompak Tinggal di Penjara Karena Maling HP
Wisata Tematik Beiji Park Gelar Simulasi New Normal



Ekonomi Dan Bisnis
Keberhasilan Bea Cukai Dorong Industri Dalam Negeri
Rabu, 12-12-2018 | 09:13 wib
Reporter :
Jakarta pojokpitu.com  Bea Cukai telah menerbitkan aturan tentang penyesuaian nilai pembebasan bea masuk dan pajak dalam rangka impor (PDRI) atas barang kiriman lewat e-commerce. Dari sebelumnya USD 100 menjadi USD 75 per orang per hari yang mulai berlaku sejak Oktober 2018.
Hal ini dalam rangka menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo agar mendorong penggunaan produk dalam negeri. Direktur Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan Heru Pambudi mengatakan, kebijakan ini ditempuh untuk menciptakan level playing field antara hasil produksi dalam negeri yang berasal dari Industri Kecil Menengah (IKM) yang membayar pajak dengan produk impor.

"Mengingat barang impor melalui barang kiriman atau impor distributor melalui kargo umum yang masih banyak beredar di pasaran, maka penurunan nilai pembebasan ini dianggap perlu untuk melindungi dan mendorong penggunaan produk dalam negeri," kata Heru di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Pasar Baru, Jakarta Pusat, Selasa (11/12).

Bea Cukai juga telah mengimplementasikan program antisplitting barang kiriman untuk memberantas modus pemecahan nilai barang kiriman. Heru mengatakan, pada peraturan sebelumnya, terdapat beberapa oknum yang memanfaatkan de minimis value dengan cara memecah barang kiriman menjadi beberapa pengiriman dalam hari yang sama yang jumlahnya sangat ekstrem.

Heru menjelaskan, peristiwa itu bisa mencapai 400 kiriman dalam satu hari oleh penerima yang sama.

"Oleh karena itu, Bea Cukai memandang perlu untuk melakukan pembatasan per hari per orang penerima barang kiriman," ujar Heru.

Sejak Oktober 2018, Bea Cukai telah menerapkan aturan nilai pembebasan barang kiriman yang baru melalui PMK-112/PMK.04/2018.
Berdasarkan data importasi barang kiriman sejak 10 Oktober 2018, terdapat sekitar 72.592 Consignment Notes (CN) yang terjaring sistem anti-splitting sehingga berhasil menyelamatkan penerimaan bea masuk dan pajak sebesar kurang lebih Rp 4 miliar.

Data Bea Cukai juga menunjukkan bahwa nilai barang impor e-commerce melalui barang kiriman naik sekitar 19,03 persen dibanding tahun sebelumnya.

Hingga November 2018, nilainya telah mencapai USD 448,4 juta dengan jumlah dokumen sebanyak 13,8 juta dokumen.

Untuk mendukung penegakan perubahan aturan ini, Bea Cukai juga telah menerapkan smart system berupa validasi dan verifikasi antisplitting dalam aplikasi impor barang kiriman dengan menggunakan algoritma khusus similarity pada nama dan alamat penerima barang yang tercantum dalam dokumen pengiriman barang.

Sistem komputer pelayanan akan mengenali secara otomatis nama-nama penerima barang yang mencoba memanfaatkan celah pembebasan bea masuk dan pajak impor.

Selain itu, Heru menyampaikan juga rencana pengimplemenlasian pengiriman dokumen secara online atau penggunaan Pertukaran Data Elektronik (PDE) internet secara penuh di seluruh kantor pengawasan dan pelayanan Bea Cukai awal 2019.

Penggunaan PDE internet ini dimaksudkan untuk lebih meningkatkan efisiensi biaya, mempercepat proses bisnis, menciptakan equal treatment pada pengguna aplikasi ekspor, impor serta manifes, dan memiliki cakupan sistem lebih luas. Dengan begitu, waktu dan tempat tidak terbatas untuk melakukan pengiriman data. (tan/jpnn)


Berita Terkait

Peristiwa
Puluhan Iphone 11 Disita Bea Cukai Senilai Rp 1,5 Milyar
10-10-2019 | 15:30 wib

Peristiwa
Bea Cukai Pabean C Kota Blitar Musnahkan Rokok dan Miras Ile...selanjutnya
02-10-2019 | 14:29 wib

Metropolis
Bea Cukai Juanda Musnahkan Airsoftgun, Sex Toys, Proyektil I...selanjutnya
12-09-2019 | 01:24 wib

Ekonomi Dan Bisnis
Bea Cukai Kediri Ancam Tindak Pedagang Liquid Vapor Tak Berp...selanjutnya
14-12-2018 | 21:16 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062