Habaib-Ulama dan Tokoh Madura Tolak RUU HIP
Persentase Pasien Covid-19 Meninggal di Jatim Melebihi Luar Negeri
Taman Wisata Ngawi Mulai Ramai Pengunjung
Begini Tantangan Peternak Sapi di Tengah Pandemi Covid-19
Pemkab Magetan Gratiskan Rapid Test Bagi Pelajar, Mahasiswa, ASN dan Ibu Hamil
Pipa Gas Lapindo Bocor Resahkan Warga
Perawat Meninggal Akibat Covid 19 Menjadi 12
Sekolah di Tuban Ini Gratiskan Biaya Siswa Baru Selama Setahun
Kabar Gembira, 135 Pasien Covid 19 Kabupaten Mojokerto Sembuh
Ada Lagi Yang Positif Covid-19, Telaga Sarangan Ditutup
Sejumlah 14 Destinasi Wisata di Trenggalek Kembali Dibuka Pada Era New Normal
KPU Malang Akhiri Verfikasi Paslon Perseorangan Dan Sarankan Kampanye Secara Virtual
Tim Kemensos Beri Pendampingan Hukum Kepada Keluarga Korban Pembunuhan Bocah 5 Tahun
Pedagang Pasar Diwajibkan Pakai Masker Pelindung Wajah
Pembeli Hewan Kurban Menurun 25 Persen Menjelang Hari Raya



Rehat
Novita Hardiny Olah Ubi dan Cokelat Jadi Kue Cantik
Rabu, 12-12-2018 | 17:17 wib
Reporter : Selvy Wang
Trenggalek pojokpitu.com  Belum dikenalnya Trenggalek sebagai daerah penghasil ubi dan cokelat, membuat Istri Wakil Bupati Trenggalek, Novita Hardiny, ingin mengenalkannya pada masyarakat luas. Yakni dengan mengolah ubi dan cokelat menjadi kue dan roti. Dari hasil penjualan, 10 persen akan disumbangkan untuk anak berkebutuhan khusus di Trenggalek.
Istri dari Wakil Bupati Trenggalek Muhammad Nur Arifin ini, mencoba membuka bisnis kue. Bukan sembarang kue, bahannya menggunakan bahan alami asal Trenggalek yakni ubi ungu dan cokelat.
 
Menurut Novita, selama ini trenggalek kurang dikenal masyarakat dengan hasil pertaniannya. Padahal sebenarnya Trenggalek memiliki potensi besar dalam agrikultur, yakni ubi dan cokelat. Karena itu dikemas menjadi kue dan roti, agar lebih diterima masyarakat, khususnya milenial.
 
Bahkan ia membuka tokonya di Surabaya, dengan tenaga kerja yang semuanya dari Trenggalek. "Surabaya kami pilih karena masyarakatnya yang suka berwisata kuliner," kata Novita.
 
Bukan sekedar bisnis, namun Novita juga menerapkan sociopreneur, yakni kegiatan bisnis bertujuan sosial. "Sepuluh persen dari hasil penjualan akan disumbangkan untuk anak-anak berkebutuhan khusus yang ada di Trenggalek," kata Novita.
 
Novita berharap, melalui bisnisnya ini juga dapat menyejahterakan petani ubi dan cokelat di Trenggalek. (PUL)


Berita Terkait

Icip - Icip
Mujair Mangut dan Asap Khas Tanggulangin Cocok Hidangan Bula...selanjutnya
04-05-2019 | 09:20 wib

Rehat
Novita Hardiny Olah Ubi dan Cokelat Jadi Kue Cantik
12-12-2018 | 17:17 wib

Icip - Icip
Jamuan Nuansa Kolonial Dengan Perpaduan Masakan Indonesia, A...selanjutnya
05-02-2018 | 06:11 wib

Life Style
Festival Masakan Jepang Manjakan Tamu Jepang di Indonesia
23-05-2017 | 06:12 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062