Sosok 

Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno bersama Caleg DPRD Sidoarjo Zahlul Yussar sedang berdialog dengan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (2/1). Foto Istimewa
Dampangi Cawapres Sandi, Caleg Zahlul Yussar Siap Bangkitkan UMKM Sidoarjo
Jum'at, 04-01-2019 | 15:09 wib
Oleh : Pulung Aji
Sidoarjo - Sosok muda, milenia dan memiliki leadership sangat berpotensi membangun Sidoarjo. Adalah Caleg Zahlul Yussar Caleg DPRD Kabupaten Sidoarjo Dapil 2 ini, mengaku sangat siap membangkitkan UMKM Sidoarjo, agar membuka peluang lapangan kerja yang semakin sempit.


Bersama Cawapres nomer urut Dua, Sandiaga Salahuddin Uno, Caleg Zahlul Yussar ikut mengajak pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menciptakan lapangan pekerjaan sebanyak banyaknya. Harapan itu disampaikan Zahlul Yussar saat ia mendampingi Sandiaga Salahuddin Uno, bersilahturahmi dengan pelaku UMKM Se-Sidoarjo, pada Rabu sore (02/01), di lapangan Desa Kalitengah, Kecamatan Tanggulangin.

Caleg DPRD sidoarjo dari partai Demokrat ini juga ikut berdialog dengan pelaku usaha Sidoarjo. Jika terpilih nanti, Zahlul Yussar siap memberikan prioritas mengangkat UMKM pengusaha lokal melalui program OK OCE. "Program itu nantinya akan dijalankan oleh Timnya Sandi yang dibentuk untuk perwakilan Kabupaten Sidoarjo, sebagai wujud keberpihakan kepada pengusaha ke bawah, UMKM, dan pengusaha baru," kata Zahlul Yussar.

Sementara itu Cawapres nomer urut Dua, Sandiaga Salahuddin Uno didepan peserta UMKM mengatakan, akan menciptakan lapangan pekerjaan sebanyak banyaknya. " Jangan sampai lapangan pekerjaan ini diberikan orang asing, lalu masyarakat kita sendiri tidak memiliki pekerjaan," kata Sandi.

Caleg Zahlul Yussar siap menangkan Sandiaga Uno sebagai Cawapres

Tak hanya itu, cawapres yang akrab dipanggil Sandi itu juga mengatakan, kendala yang terjadi pada UMKM saat ini adalah sedikitnya keberpihakan pemerintah kepada produk-produk lokal. Hal itu terbukti, banyak pengusaha lokal yang mengeluh tentang banyaknya produk-produk impor yang masuk ke Indonesia.

"Pemerintah saat ini belum terlalu berpihak. Seperti yang dikeluhkan oleh para pengusaha lokal, bahwa produk2 impor itu masuk, menghantam produk-produk mereka, yang selama ini produk lokal minim akses modal,"  jelas Sandi.

Sandi juga mengungkapkan, produk impor yang datang dari Cina secara partai besar dan secara masif, telah mengambil porsi yang semestinya menjadi produk lokal. Sehingga, hal itu menjadikan kekuatan-kekuatan pengusaha lokal menjadi lemah. Sandi berharap produk-produk seperti kerajinan ini diutamakan dan diberikan prioritas. "Sudah saatnya prioritas pemerintah itu kepada kekuatan-kekuatan pengusaha lokal kita,"  tandasnya. (pul)



Berita Terkait

19-03-2019 | 12:01
Enam Hari Lalu Sandiaga Uno Lahir di Sampang

17-03-2019 | 16:25
Karena ini, AHY Harus Minta Maaf ke Sandiaga Uno

25-02-2019 | 14:33
Nur Asia Istri Sandiaga Uno Berikan Semangat dan Dukung...

20-02-2019 | 17:09
Menjelang Debat, Sandiaga Usulkan Perubahan Mekanisme D...


Sponsored Content

loading...


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062