Ekonomi Dan Bisnis 

Cuaca Buruk Sebabkan Tanaman Cabe Petani Lumajang Rusak
Rabu, 09-01-2019 | 22:07 wib
Oleh : Achmad Arif
Lumajang - Cuaca buruk berupa hujan lebat yang terjadi sejak awal tahun ini, membuat para petani di Lumajang resah. Sebab tanaman cabe petani yang kini mulai memasuki masa panen, justru rusak, rontok dan mati.


Padahal harga cabe Rp 40 ribu perkilogram, tidak serta merta disambut baik para petani ini. Menyusul rusaknya tanaman cabe mereka akibat cuaca buruk berupa hujan lebat.
 
Salah satunya petani cabe Dusun Gaplek, Desa Pasirian Lumajang. mereka mengaku resah dengan kondisi tanaman cabenya, yang kini tengah memasuki masa panen.

Sebab, hampir satu hektare tanaman cabe milik warga mengalami kerusakan mulai akar, daun hingga buah.

Rusaknya tanaman cabe terjadi sejak memasuki musim penghujan. Akibat terlalu banyak air menyebabkan akar tanaman menjadi busuk, hingga akhirnya mati.

Melihat kondisi ini, di pastikan para petani cabe terancam gagal panen. Sebab satu persatu tanaman mereka layu dan mati, sehingga terpaksa harus di cabut dari akarnya. Selain tanaman cabe, tanaman palawija lainya berupa tomat dan terong juga mengalami kerusakan yang sama. (pul)



Berita Terkait

16-05-2019 | 15:02
Pasar Pakaian Murah Diserbu Warga Desa Cabean

30-04-2019 | 22:18
Jelang Ramadhan Petani Cabe Mengeluh Harga Cabe Anjlok

24-04-2019 | 02:22
Jelang Ramadan Harga Bawang dan Cabe Terus Meroket

02-02-2019 | 04:20
Petani Cabe Merugi Akibat Harga Dipasaran Anjlok


Sponsored Content

loading...


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062