Life Style 

Jadi Tren, Pipa Rokok Ini Bernilai Jutaan Rupiah
Rabu, 09-01-2019 | 23:18 wib
Oleh : Edwin Adji
Pacitan - Produk unik lahir dari tangan terampil Mujiono, warga Desa Menadi Pacitan. Bapak dua anak itu membuat pipa rokok dengan bahan utama kayu langka.


Mujiono (65) warga Dusun Lebengan,Desa Menadi,Kecamatan Kabupaten Pacitan masih memproduksi pipa rokok. Setiap harinya mencari kayu jenis terbaik sebagai bahan dasar pembuatan pipa rokok. Untuk membuat pipa rokok, biasanya Mujiono menggunakan bahan dasar dari kayu jenis asam hitam. Karena kayu tersebut banyak diminati para konsumen.

Usaha Mujiono ini baru berjalan sekitar 2 bulan terakhir. Untuk membuat pipa rokok tidaklah mudah seperti yang di bayangkan. Kayu tersebut harus memenuhi beberapa kriteria, diantaranya usia kayu harus sangat tua serta jenis kayu yang mempengaruhi nilai jual.

Pertama-tama kayu tersebut di potong menggunakan gergaji mesin sesuai dengan permintaan pelanggan. Kemudian bahan tersebut  harus di pasah untuk mengukur garis simetris pada pipa. Bahan yang sudah di rasa cocok kemudian memasuki masa pelubangan sebagai wadah rokok. Untuk pembuatan lubang, Mujiono ini menggunakan bor mesin.

Kayu tersebut harus di bor dan sesekali di rendam ke dalam air, supaya tidak mudah pecah. "Perlu ketelitian tingkat tinggi dalam proses tersebut, karena jika sampai lubang tersebut tidak simetris, maka akan berpengaruh terhadap kenikmatan pipa saat dipakai," jelas Muji.

Pipa yang sudah di lubangi kemudian masih di haluskan menggunakan amplas. Ini di lakukan untuk menghilangkan serat kasar pada bodi pipa.

Selanjutnya pipa tersebut memasuki proses finishing. Yaitu seluruh body pipa masih di haluskan serta diberi cairan, agar terlihat lebih mengkilap dan cantik.

Alhasil pipa-pipa cantik ini yang akan di pasarkan oleh Mujiono ke wilayah daerah Kabupaten Pacitan. "Harga dibandrol bervariasi, mulai dari Rp 100 ribu hingga jutaan rupiah tergantung ukuran dan jenis kayu," jelas Muji.

Harga yang lumayan fantastis itu pun tidak menjadi masalah bagi para penggemar pipa. Apalagi pipa yang terbuat dari kayu mawar, kayu nogosari serta kayu bahar yang hanya tumbuh di jarak 50 meter di bawah kedalaman laut. Karena ketiga jenis kayu tersebut paling sulit dicari, serta dapat mengurangi nikotin yang masuk kedalam tubuh saat digunakan. (pul)




Berita Terkait

09-01-2019 | 23:18
Jadi Tren, Pipa Rokok Ini Bernilai Jutaan Rupiah

22-12-2018 | 18:28
PDAM Tuntaskan Perbaikan Pipa Imbas Amblesnya Jalan Gub...

23-11-2018 | 18:25
PDAM Targetkan Pergantian Pipa Bocor Hari Ini Tuntas

16-11-2018 | 02:13
Tanah Gerak di Porong Bikin Pipa PDAM Bocor Parah



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062