Hukum 

12 Anggota DPRD Malang Hadiri Sidang Perdana
Kamis, 17-01-2019 | 19:55 wib
Oleh : Mujianto Primadi
Sidoarjo - 12 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Malang yang ditangkap oleh KPK atas kasus gratifikasi atau suap yang diberikan Walikota Malang non aktif M Anton kepada anggota DPRD Kota Malang terkait persetujuan perubahan APBD Kota Malang anggaran 2015, hari ini mulai disidangkan di Pengadilan Tipikor Surabaya.


Sebelumnya, 12 orang ini dibawa dari kantor KPK Jakarta untuk disidangkan di Pengadilan Tipikor Surabaya di Sidoarjo. Dalam sidang yang dilakukan dalam 3 tahap itu akan di lakukan sidang lanjutan senin depan.

Sejumlah 12 anggota DPRD Kota Malang periode 2014-2019 yang diduga menerima gratifikasi atau suap senilai Rp 700 juta dari Walikota Malang non aktif, M. Anton terkait persetujuan perubahan APBD Kota Malang tahun anggaran 2015, hari ini mulai disidangkan di Pengadilan Tipikor Surabaya di Juanda Sedati-Sidoarjo .
 
Karena jumlah terdakwa 12 orang, oleh tim majelis hakim sidang dilakukan dalam 3 tahap untuk satu tahapan sidang . Namun satu tahap lima orang dari 12 orang tersebut ditunda pembacaan dakwaan oleh jaksa KPK, karena satu diantaranya tidak didampingi oleh kuasa hukum.
 
12 anggota DPRD Malang tersebut adalah Diana Yanti, Sugianto, Afdhal Fauza, Syamsul Fajrih, Hadi Susanto, Ribut Haryanto, Indra Tjahyono, Imam Ghoz Ali, Moh Fadli, Bambang Triyoso, Asia Iriani, dan Een Ambarsari.
 
Dalam sidang dengan agenda pembacaan dakwaan oleh tim jaksa penuntut umum dari KPK, anggota DPRD Kota Malang yang didakwa jaksa KPK menerima gratifikasi.
 
Untuk itu, dalam sidang yang diketuai oleh Ketua Tim Majelis Hakim, Dede Suryaman , 12 terdakwa mendengar langsung materi dakwaan oleh jaksa KPK .
 
Perlu diketahui sebanyak 92 orang saksi telah diperiksa selama proses penyidikan terkait kasus ini. Sebelumnya sebanyak 41 dari jumlah total 45 anggota dprd kota malang ditetapkan tersangka oleh KPK karena kasus suap pembahasan APBD Perubahan Kota Malang tahun anggaran 2015. Mantan ketua DPRD Kota Malang Moch Arief Wicaksono menjadi yang pertama kali dijebloskan penjara dengan vonis 5 tahun. Penyidik KPK akhirnya menemukan bahwa suap juga dilakukan oleh belasan anggota dewan.(end)
 




Berita Terkait

13-06-2019 | 17:14
Persiapan KPU RI Jelang Sidang Perdana Sengketa Hasil P...

28-05-2019 | 19:16
Tersangkut Dugaan Pemerasan, Mantan Manajer PDAM Suraba...

24-01-2019 | 14:22
Sidang Perdana Moh Triyanto Terdakwa Kasus ITE

17-01-2019 | 19:55
12 Anggota DPRD Malang Hadiri Sidang Perdana


Sponsored Content

loading...


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062