Citizen Journalism
Belajar Social Entrepreneur di Desa Gosari Bersama UIN Sunan Ampel
Minggu, 20-01-2019 | 01:09 wib
Gresik pojokpitu.com  Tantangan perguruan tinggi dalam era modern adalah semakin tingginya penggunaan gawai dan media sosial yang memancing individualisme.
Menurut Kaprodi Ekonomi Syariah FEBI UIN Sunan Ampel Achmad Room Fitrianto, membekali mahasiswa dengan kesensitivan terhadap gejala sosial merupakan langkah penting. Bahkan menjadi pekerjaan yang perlu menjadi prioritas dalam sistem pembelajaran. "Dengan membekali mahasiswa dengan ketrampilan yang bisa mengidentifikasi, memetakan, dan mencari solusi dari gejala sosial di masyarakat dirasa perlu sebagai upaya meningkatkan skill para mahasiswa disamping skill utama sebagai ahli dibidangnya untuk memperkuat potensi diri," Achmad Room Fitrianto

Untuk meningkatkan skill mahasiswa di luar bidang akademik maka perlu diadakan alternatif kegiatan diluar kampus. Salah satu pilihan yang tepat adalah dengan belajar langsung di masyarakat dengan pendampingan dari pelaku sosial entrepreneur lokal. Dengan belajar langsung di masyarakat baik dengan kasus nyata dan kekinian serta dengan pendampingan pelaku lapangan bisa melengkapi fungsi perguruan tinggi dalam membekali mahasiswa untuk menjadi sosial entrepreneur.

Sehingga dengan pelibatan tokoh lokal dan belajar di komunitas membantu perguruan tinggi  untuk dapat menyiapkan mahasiswanya menjadi lulusan yang berkualitas dan mandiri.

Menurut Achmad Room Fitrianto, ada alasan  menekankan penguatan aspek social entrepreneur. Sebab entrepreneurship sebagai  proses pembangunan, evaluasi dan eksploitasi peluang yang menguntungkan untuk menciptakan sesuatu yang bernilai dengan memperhitungkan risiko, kewaspadaan terhadap kesempatan dan kebutuhan untuk inovasi. "Dengan kacamata lain, entrepreneurship sebagai aktifitas ekonomi yang dipahami sebagai proses dari kejadian dimasa lalu yang disikapi dengan kondisi kekinian," tambah Achmad Room Fitrianto

Sehingga untuk menjawab kondisi kekinian dan melihat kondisi nyata dimasyarakat, Program study ekonomi syariah Universitas UIN Sunan Ampel menyelengarakan program belajar bersama komunitas di Desa Gosari Kecamatan Ujungpangkah kabupaten Gresik pada tanggal 18-20 Januari 2019.

Dalam kesempatan ini sebanyak 187 mahasiswa diajak untuk melihat dan memetakan masalah social yang dihadapi oleh masyarakat dengan mengidentifikasi asset yang dimiliki serta memetakan potensi dan factor pendukung guna mencari solusi pembanguan desa.

Selain itu mahasiswa juga diajak untuk menjelajah dan memahami kondisi geografis guna memetakan kerentanan yang dimiliki serta membangun komunikasi dengan masyarakat yang didapatkan dari kegiatan transek dan melakukan base line survey.

Menurut Achmad Room Fitrianto, dipilih Desa Gosari, didasari tiga hal. pertama di desa Gosari terdapat lokasi tambang galian C yang secara tidak langsung mempengaruhi kondisi livelihood dari masyarakat. Kedua , Desa gosari juga memiliki beberapa situs bersejarah yang diharapkan bisa memberikan gambaran ke masa lalu dan memberi cerminan untuk masa yang akan dating. Ketiga posisi desa Gosari yang juga masih mengandalkan dari sector pertanian menjadikan pelengkap materi dari adanya konflik pertambangan, kesejarahan dan sector pertanian dalam pembangunan. Serta Desa Gosari secara geografis memiliki keunggulan alam yang dikelola sebagai tempat wisata alam yang diikuti oleh kreatifitas dan innovasi warganya menjadikan sector kreatif ini menjadi salah satu jalan keluar.  (pul)



Berita Terkait



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062