Polres Malang Kembali Membuat Kampung Tangguh di Kawasan Kepanjen
Jelang New Normal, Penjual Masker Raup Omset Jutaan Rupiah Tiap Harinya
Uji Coba New Normal, Tempat Layanan Publik Dan Pariwisata Jadi Sasaran
Kesiapan PT KAI Daop IX Jember Sambut Normal Baru
New Normal, Pemohon SIM Meningkat
Dispendukcapil Segera Jemput Bola Rekam KTP Pemilih Pemula
Telegram Kembangkan Fitur Reaksi Pesan
Usai Lebaran Harga Bawang Merah Capai Rp 41 Ribu
Bursa Transfer: Pogba ke Juventus, Eks Pelatih Milan ke MU
Rapid Tes di Warkop, Seorang Pengunjung Dinyatakan Reaktif



Life Style
Mengenang Permainan Tradisional di Kampung Dolanan Bojonegoro
Kamis, 31-01-2019 | 06:26 wib
Reporter : Avrizal Ilmi
Bojonegoro pojokpitu.com  Mengenang permainan tradisional, pemuda Desa Mojodeso, Kabupaten Bojonegoro, menggaungkan permainan tradisional untuk anak-anak desa mereka. Dengan memanfaatkan jalan gang di desa setempat, mereka membuat berbagai fasilitas permainan tradisional mulai dari permainan gobak sodor, dakon, engklek, lompat tali dan permainan tradisional lainnya.
Berita Video : Mengenang Permainan Tradisional di Kampung Dolanan Bojonegoro
Melihat maraknya game online dan kecanggihan ponsel pintar yang menyediakan permainan serba digital bagi anak-anak, membuat sejumlah warga di Desa Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro tidak tinggal diam.

Menghadapi keprihatinan ini, pemuda di Desa Mojodeso terus berkreasi dan mensosialisasikan permainan tradisional agar tidak tergerus jaman. Mereka membuat kampung dolanan untuk melestarikan permainan tradisional ini .

Sejak akhir tahun 2018, pemuda desa setempat, menyulap jalan di desa mereka menjadi fasilitas bermain untuk permainan tradisional.

Mereka berkumpul setiap sore atau saat pulang sekolah untuk bermain bersama. Ada banyak permainan tradisional yang dimainkan disini, diantaranya permainan adalah gobak sodor, dakon, engklek, lompat tali dan permainan tradisional lainnya .

"Tujuannya dibuat kampung dolanan ini adalah menjadikan permainan tradisional sebagai penyeimbang permainan modern yang digemari anak jaman sekarang, agar permainan ini tetap lestari, dicintai dan tidak lekang oleh waktu," kata Andik, salah satu pemuda desa.(end)


Berita Terkait

Tempo Doeloe
Melestarikan Permainan Tradisional Meriam Bambu di Bulan Ram...selanjutnya
01-05-2020 | 08:12 wib

Rehat
Sekelompok Pemuda Trenggalek Lestarikan Permainan Tradisiona...selanjutnya
28-04-2020 | 22:10 wib

Ekonomi Dan Bisnis
Produsen Jamu Tradisional Berbahan Empon-Empon Banjir Ordera...selanjutnya
06-03-2020 | 17:10 wib

Tempo Doeloe
Kurangi Ketergantungan Gadget, Pondok Pesantran Gelar Dolana...selanjutnya
27-01-2020 | 20:08 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062