Tempo Doeloe
Unik Lomba Jamu Gendong Tradisional
Minggu, 10-02-2019 | 21:10 wib
Reporter : Achmad Syarwani
Nganjuk pojokpitu.com  Berbagai macam cara dilakukan guna melestarikan peningalan nenek moyang berupa jamu gendong, jamu dari ramuan rempah rempah ini dilombakan dan dipamerkan di Kabupaten Nganjuk. Sejumlah pesertapun memakai busana jawa ala penjual jamu gendong tradisional.
Puluhan penjual jamu gendong jawa, berkumpul di Alun-Alun Nganjuk guna mengikuti lomba jamu gendong tradisional. Puluhan peserta dari 20 kecamatan ini mengenakan busana has penjual gendong jawa.

Tiap peserta diharuskan mambawa kelengkapan bahan mentah jamu dan peralatan memasak jamu. Untuk kemudian rempah rempah yang terdiri dari kunyit, asam, gula jawa, dan sejumah rempah rempah lainnya di racik dan dimasak, hingga menjadi jamu yang siap untuk di jual.

Menurut Duwi India, salah satu penjual jamu gendong mengaku, tertarik untuk mengikuti lomba jamu gendong ini karena ingin mengenalkan jamu hasil racikannya kepada masyarakat Nganjuk. "Sekaligus untuk melestarikan hasil budaya nenek moyangnya," ujar Dwi India.

Menurut Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidayat, perlombaan jamu gendong ini dimaksudkan agar para penjual jamu bisa terus memproduksi dan melestarikannya. Sebab pada era millenial ini, jamu gendong sudah mulai jarang di temukan.

"Disamping mengenalkan jamu jawa kepada generasi millenial, juga diharapkan para peramu jamu bisa sesuai dengan standar mutu kesehatan, sesuai petunjuk dari Dinas Kesehatan," kata Novi Rahman Hidayat.

Masyarakat juga  ihibur dengan puluhan peserta lomba jamu gendong menirukan gaya senam jamu gendong, dengan baju adat jawa. (yos)




Berita Terkait



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062