Pendidikan 

Tak Perlu Drop Out Siswa Yang Persekusi Guru
Senin, 11-02-2019 | 17:25 wib
Oleh : Atiqoh Hasan
Surabaya - Kasus siswa SMP yang melakukan persekusi pada guru di Gresik ditanggapi Dewan Pendidikan Jatim. Menurut Dewan Pendidikan, hal ini terjadi lantaran kurangnya nilai pada siswa mengakibatkan siswa berperilaku semena-mena.


Ahmad Muzakki, Ketua Dewan Pendidikan Jatim menyebut, kurangnya nilai atau moral di dunia pendidikan kian marak. Hal ini dipicu dengan tidak adanya kepercayaan keluarga terhadap sekolah. Siswa menjadi bertingkah laku lebih agresif.

"Perlu dukungan pihak ketiga agar sekolah bisa menjalankan tugas sesuai fungsinya. Dalam hal ini, peran aparat, dan pemerintah. Sebab, guru atau sekolah sebagai pendidik seringkali kurang mendapatkan jaminan, khususnya guru honorer," tegas Prof. Ahmad Muzakki, Ketua Dewan Pendidikan Jatim.

Muzakki menganggap, meski terbilang parah, siswa tersebut tidak perlu di drop out, karena hanya akan menambah beban sekolah lain. Atau siswa menjadi kian jauh dari layanan pendidikan, mengakibatkan tingkah lakunya semakin tidak terkendali.

Peran sekolah sebagai penyelenggara layanan pendidikan perlu dipertegas agar siswa tak lagi meremehkan guru.(end)


Berita Terkait


Sponsored Content

loading...


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062