Metropolis 

Enam Tersangka Belum Ditahan, Polda Akan Periksa Perusahaan Lain Terkait Amblasnya Gubeng
Senin, 11-02-2019 | 19:01 wib
Oleh : Yusmana Windarto
Surabaya - Setelah menetapkan enam orang dari dua perusahaan pelaksana proyek pembangunan parkir basemen RS Siloam, terkait amblasnya Jalan Gubeng, kini Polda Jatim akan melakukan pengembangan lanjutan. Pengembangan kasus itu memungkinkan adanya penambahan jumlah tersangka baru, dari perusahaan lain yang diduga terhubung dengan kasus tersebut,


Setelah penetapan enam tersangka dalam kasus amblasnya Jalan Gubeng, pada Januari 2019 lalu, kini Polda Jatim menyatakan kemungkinan adanya penambahan jumlah tersangka baru.
 
Penambahan jumlah tersangka baru ini diduga berasal dari perusahaan lain, selain PT NKE dan PT Saputra Karya, sebagai pelaksana proyek.
 
Seperti diberitakan sebelumnya, enam orang tersangka yaitu berinisial RW, project manager PT NKE. RH, project manager PT Saputra Karya. LAH sebagai engineering supervisor PT Saputra Karya, BS Dirut PT NKE, A sebagai Side Manager PT NKE, dan AA sebagai Side Manager PT Saputra Karya.
 
Keenam tersangka dari PT Saputra Karya dan PT NKE ini dijerat pasal 192 ayat 1 juncto pasal 55 KUHP dan pasal 63 ayat satu, undang-undang no 38 tahun 2004 tentang jalan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Polda Jatim telah menyebut saksi awal berinisial F yang akan dipanggil secara bertahap bersama 40 orang saksi lain. Hingga kini, keenam tersangka ini belum dilakukan penahanan karena Polda Jatim masih melakukan pengembangan lanjutan.(end)


Berita Terkait

07-04-2019 | 00:40
Tiga Pelaku Komplotan Jambret Jalanan Diringkus Polsek ...

02-04-2019 | 19:09
Terkendala Keramik, Jalan Raya Gubeng Tak Kunjung Diope...

29-03-2019 | 18:08
Polda Jatim Akan Periksa Pejabat Pemkot Terkait Amblesn...

26-03-2019 | 17:48
Terkait Jalan Gubeng, Putra Risma Diperiksa Polda Jatim...


Sponsored Content

loading...


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062