Peristiwa 

Polisi Rekontruksi Anak yang Tewas Terinjak Kuda
Selasa, 12-02-2019 | 14:22 wib
Oleh : Achmad Arif
Lumajang - Polisi akhirnya melakukan rekonstruksi terhadap kasus anak sekolah dasar yang tewas terinjak kuda di Desa Wotgalih, Kecamatan Yosowilangun, Lumajang.


Hasilnya, polisi mendapati pagar pembatas bagi penonton kurang maksimal, karena terbuat dari bambu sehingga memungkinkan kuda menerobos kerumunan penonton.

Proses rekonstruksi dilakukan oleh saksi yang merupakan nenek korban. Sang nenek menceritakan, kalau posisi korban dan dirinya saat itu berada di luar pagar pembatas bambu.
Namun tanpa disadari, tiba-tiba saja kuda yang dinaiki joki keluar jalur dan menabrak korban. Usai cucunya terinjak kuda, sang nenek akhirnya membawa korban ke rumah sakit. Namun sayang, nyawanya tak tertolong.

Polisi juga menggunakan kuda untuk melakukan rekonstruksi, agar kasus tersebut bisa jelas.
AKBP Muhammad Arsal Sahban, Kapolres Lumajang, mengatakan, pagar pembatas bagai penonton memang kurang kuat. "Sehingga, kuda mudah masuk ke kerumunan penonton, polisi menduga ada kelalaian dari pihak panitia," jelas AKBP Muhammad Arsal Sahban.

Polisi saat ini sudah melalukan pemeriksaan kepada sejumlah saksi. Namun, hingga kini masih belum ada satupun yang ditetapkan menjadi tersangka.

Sebelumnya, Maghda Aqil Banzema, siswa kelas satu sekolah dasar tewas setelah terinjak kuda, saat menonton lomba pacuan kuda di wisata Pantai Wotgalih Kecamatan Yosowilangun. (yos)


Berita Terkait

12-02-2019 | 14:22
Polisi Rekontruksi Anak yang Tewas Terinjak Kuda

11-02-2019 | 20:47
Orang Tua Anak Diinjak Kuda Lapor Polisi

10-02-2019 | 15:11
Anak Umur 8 Tahun Tewas Diinjak Kuda

29-09-2018 | 11:32
Dua Anak Tewas Tenggelam Saat Bermain di DAM


Sponsored Content

loading...


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062