Peristiwa 

Polisi Terus Periksa Saksi Anak Terinjak Kuda
Rabu, 13-02-2019 | 23:16 wib
Oleh : Achmad Arif
Lumajang - Paguyupan Wartawan Pacitan menggelar aksi damai di depan Puskesmas Tanjungsari dan Kantor Dinas Kesehatan. Aksi ini buntut dari pernyataan seorang pegawai Puskesmas Tanjungsari yang diduga menghina profesi jurnalis. Massa meminta klarifikasi dan pertangungjawaban Dinas Kesehatan. Penyidik Satuan Reserse Kriminal Polres Lumajang terus melakukan pemeriksaan intensif terhadap saksi-saksi yang mengetahui kejadian meninggalnya Maghda Aqil Banzema, anak sekolah dasar yang tewas terinjak kuda. Giliran ayah korban yang diperiksa penyidik polres setempat.


Usman Rofii, ayah korban mendatangi ruang penyidik Satreskrim Polres Lumajang. Ia dimintai keterangan penyidik terkait kronologis kejadian hingga menyebbkan putra kesayangannya tewas diinjak kuda. Pemeriksaan ini akan terus dilakukan polisi, hingga ada titik jelas konstruksi hukumnya.
 
"Polisi juga akan memeriksa panitia penyelenggara serta saksi ahli untuk mengetahui prossedur tetap, penyelenggaraan lomba pacuaan kuda, yang hingga menelan korban jiwa itu," kata AKBP Muhammad Arsal Sahban, Kapolres Lumajang.
 
Sebelumnya, Maghda Aqil Banzema, anak berusisa tujuh tahun tewas diduga terinjak kuda saat melihaat lomba pacuan kuda bersama neneknya, di wisata Pantai Wotgalih, Lumajang. Korban tewas dengan luka lebam di dada dan pahanya.(end)


Berita Terkait

13-02-2019 | 23:16
Polisi Terus Periksa Saksi Anak Terinjak Kuda

12-02-2019 | 18:22
Ternyata Ada Satu Lagi Anak yang Terinjak Kuda di Lumaj...

12-02-2019 | 14:22
Polisi Rekontruksi Anak yang Tewas Terinjak Kuda


Sponsored Content

loading...


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062