PSSI Pastikan Persiapan Timnas U-16 dan U-19 Jalan Terus
Bertahan Hidup di Tengah Pandemi Covid-19, Detailer Farmasi Menjual Kopi Keliling Dengan Sepeda Angin
Jatim Beri Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19 Masuk SMA/SMK Negeri
Ford Sematkan Fitur Ini di Mobil Polisi untuk Membunuh Virus Corona
Microsoft Mulai Gantikan Tugas Jurnalis dengan Robot
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
5 Jam Pencarian, Pemuda Penjaring Ikan Tenggelam Ditemukan Meninggal Dunia



Tapal Kuda Dan Madura
Seorang Ayah Tega Perkosa Anak Kandungnnya Sebanyak 5 kali
Selasa, 26-02-2019 | 15:32 wib
Reporter : Rizqi Setiawan
Bondowoso pojokpitu.com  Sungguh bejat, seorang ayah di Kabupaten Bondowoso tega memperkosa anak kandungnya yang masih berusia 13 tahun sebanyak 5 kali sejak beberapa bulan terakhir.
Entah apa yang merasuki benak seorang buruh serabutan bernama Emiskan (36) warga RT 13 RW 04 Desa Karanganyar Kecamatan Tegalampel Kabupaten Bondowoso, sehingga begitu tega memperkosa anak kandungnya sendiri yang masih berusia 13 tahun.

Terungkapnya kejadian ini bermula ketika korban bunga sejak beberapa hari tak berani pulang kerumahnya dan berdiam di rumah tetangganya.

Setelah ditanya oleh para tetangga, akhirnya anak pertama dari pelaku yang masih duduk dibangku kelas 6 sekolah dasar ini mengaku telah dipaksa beberapa kali melayani nafsu bejat ayah kandungnya tersebut.

Mengetahui kelakuan ayah bunga, kemudian para tetangga melapor kepada pihak desa setempat dan diteruskan ke pihak Polsek Tegalampel.

Kemudian karena geram, akhirnya para warga sekitar mengarak pelaku untuk diserahkan kepada pihak kepolsian Unit PPA Satreskrim Polres Bondowoso pada Senin (25/2) malam.

Menurut Kasat Reskrim Polres Bondowoso, AKP Jamal, kepada penyidik, EK mengakui perbuatan bejat kepada anak kadungnya telah berlangsung sebanyak 5 kali serta dilakukan dalam kondisi sadar.

"Terakhir, pelaku menyetubuhi anaknya pada kamis lalu di kamar rumahnya," jelas AKP Jamal.

Sebuah barang bukti berupa sarung yang dipakai saat menyetubuhi korban juga ikut diamankan petugas. Sementara korban bunga telah melakukan visum dan saat ini masih dalam pendampingan unit PPA untuk dimintai keterangan.

Akibat perbuatan bejatya, pelaku dijerat dengan pasal 81 undang-undang nomor 25 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (yos)


Berita Terkait

Peristiwa
Karyawan Perkosa Teman Kerja Saat Pingsan
30-03-2020 | 13:00 wib

Peristiwa
Kakek 63 Tahun Perkosa Bocah Kelas 6 SD di Gubug
27-03-2020 | 02:30 wib

Peristiwa
Pemuda Bojonegoro ini Perkosa Pacar yang Masih dibawah Umur
29-02-2020 | 14:01 wib

Peristiwa
Polisi Amankan Tersangka Asusila Pada Anak Dibawah Umur
28-01-2020 | 22:10 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062