Viral di IG, Anak Usir Orang Tua Sambil Diteriaki Maling
Kakek Meninggal Dunia Saat Memancing di Laut
Sambutan di KLB Gerindra, Jokowi Bicara Krisis saat Pandemi Covid-19
Akhirnya Gresik Masuk Zona Oranye Covid-19
Kakak Adik di Tuban Kompak 4 Kali Curi Motor
Panen Porang Melimpah, Petani Untung Ratusan Juta Rupiah
Sekolah Berasrama Boleh Buka, Tapi Secara Bertahap
Frustasi Gagal Panen, Petani Bakar Tanaman Padinya
UGD Rumah Sakit R Soedarsono Ditutup 1 Hari Setelah Nakes Positif Corona
Melayat Drive-Through
Kantor Imigrasi Ponorogo Akan Naik Status Kelas II
Perjuangan Pelajar di Pegunungan Cari Sinyal Untuk Belajar Daring
Rekom Hanura Genapkan 31 Kursi Dukungan Pasangan Yuhronur-Rouf
Siswa SD Surabaya Sulap Kain Handuk Bekas Jadi Kerajinan
Sering Blayer Motor Saat di Kampung, Bapak Anak Kompak Keroyok Tetangga



Peristiwa
Ketuk Pintu, Mantan Pacar Suami Datang Sambil Bawa Alat Tes Kehamilan
Minggu, 03-03-2019 | 17:39 wib
Reporter :
Malang pojokpitu.com  Markonah, 24, perempuan asal Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Jatim, baru saja dikhianati suaminya. Enam bulan berumah tangga yang seharusnya diisi dengan bulan madu dan berkasih sayang, ternyata Markonah merasakan sebaliknya.
Dia merasakan sakitnya dikhianati. Markucel, 25, tega memadu kasih dengan Srintil, 25, yang tak lain adalah mantannya.

Markonah memang belum lama mengenal Markucel. Jangankan bibit, bobot, dan bebet suaminya. Karakter Markucel saja belum seutuhnya diketahui Markonah.

Bermula dari teman kantor, keduanya saling memadu kasih. Tiga bulan cinta lokasi (cinlok), mereka langsung memutuskan berumah tangga.

Semua berjalan lancar hingga usia pernikahannya menginjak enam bulan. Namun, semua berubah ketika Srintil, 25, datang ke rumahnya di Karangploso.

Saat sedang asyik memasak di rumah, Srintil datang mengetuk pintu. Tanpa banyak kata, Srintil meminta Markucel bertanggung jawab atas kehamilannya. Dia membawa barang bukti berupa alat tes kehamilan yang menandakan Srintil positif hamil.

Tentu saja, hal itu membuat Markonah shock. Dia tidak menyangka jika suaminya tega menghamili perempuan lain. Sementara dia sebagai istri belum hamil. Tidak terima dengan ulah suaminya, awal Januari 2019 lalu Markonah mengajukan gugatan cerai ke Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Malang.

"Sebenarnya klien saya (Markucel) sudah mau digugat cerai sama istrinya. Tapi saat mediasi, akhirnya mereka memilih untuk tetap bersama," kata kuasa hukum Markucel yang tak mau disebutkan namanya. (jaf/c2/dan)



Berita Terkait

Malang Raya
Ancam Akan Dibunuh, Bapak Bejat Cabuli Anak Kandung Selama 3...selanjutnya
09-07-2020 | 15:30 wib

Peristiwa
8 Pelaku Pemerkosa Janda Muda di Kokop Bangkalan Akhirnya Di...selanjutnya
09-07-2020 | 08:10 wib

Peristiwa
Bapak Satu Anak, Hamili Siswi SMP Hingga Melahirkan
19-06-2020 | 16:16 wib

Peristiwa
Setubuhi Gadis Bawah Umur, 2 Pemuda Tulungagung Ditangkap Po...selanjutnya
04-06-2020 | 14:31 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062