Positif Covid 19, Warga Peneleh Dikarantina
Pemkab Minta Bumdes Selaku Penyedia Beras Agar Selalu Jaga Mutu
Penjual Beli Motor Tewas Dibondet Saat Tidur Bersama Anak dan Isrtinya
Mangkir Jaga Check Poin, PNS Nyabu Ditangkap
Setan Sembunyi
Pasangan Suami Istri Tewas di Rumah Saudaranya
Tukang Sablon Pakai Ganja Selama Empat Tahun Jalani Persidangan Online
Ratusan Warga Arak Pasien Covid Sembuh Keliling Kampung
Populer di Play Store, Aplikasi Anti-China Sudah Dihapus Google
Merasa Tidak Adil, Warga Laporkan Bupati Ke DPRD
Penjualan Moge Anjlok, Triumph Rumahkan 400 Karyawan
Amankah Makan di Luar Rumah Saat Pandemi Corona?
Total 1.300 Calon Jamaah Haji Asal Tuban Gagal Berangkat
Miliki Bondet, Seorang Pria Lumajang Ditangkap Polisi
Mimos, Robot Tanaman Canggih Ala Jepang Karya Siswa SMK



Peristiwa
Ketuk Pintu, Mantan Pacar Suami Datang Sambil Bawa Alat Tes Kehamilan
Minggu, 03-03-2019 | 17:39 wib
Reporter :
Malang pojokpitu.com  Markonah, 24, perempuan asal Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Jatim, baru saja dikhianati suaminya. Enam bulan berumah tangga yang seharusnya diisi dengan bulan madu dan berkasih sayang, ternyata Markonah merasakan sebaliknya.
Dia merasakan sakitnya dikhianati. Markucel, 25, tega memadu kasih dengan Srintil, 25, yang tak lain adalah mantannya.

Markonah memang belum lama mengenal Markucel. Jangankan bibit, bobot, dan bebet suaminya. Karakter Markucel saja belum seutuhnya diketahui Markonah.

Bermula dari teman kantor, keduanya saling memadu kasih. Tiga bulan cinta lokasi (cinlok), mereka langsung memutuskan berumah tangga.

Semua berjalan lancar hingga usia pernikahannya menginjak enam bulan. Namun, semua berubah ketika Srintil, 25, datang ke rumahnya di Karangploso.

Saat sedang asyik memasak di rumah, Srintil datang mengetuk pintu. Tanpa banyak kata, Srintil meminta Markucel bertanggung jawab atas kehamilannya. Dia membawa barang bukti berupa alat tes kehamilan yang menandakan Srintil positif hamil.

Tentu saja, hal itu membuat Markonah shock. Dia tidak menyangka jika suaminya tega menghamili perempuan lain. Sementara dia sebagai istri belum hamil. Tidak terima dengan ulah suaminya, awal Januari 2019 lalu Markonah mengajukan gugatan cerai ke Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Malang.

"Sebenarnya klien saya (Markucel) sudah mau digugat cerai sama istrinya. Tapi saat mediasi, akhirnya mereka memilih untuk tetap bersama," kata kuasa hukum Markucel yang tak mau disebutkan namanya. (jaf/c2/dan)



Berita Terkait

Peristiwa
Karyawan Perkosa Teman Kerja Saat Pingsan
30-03-2020 | 13:00 wib

Peristiwa
Kakek 63 Tahun Perkosa Bocah Kelas 6 SD di Gubug
27-03-2020 | 02:30 wib

Peristiwa
Pemuda Bojonegoro ini Perkosa Pacar yang Masih dibawah Umur
29-02-2020 | 14:01 wib

Peristiwa
Polisi Amankan Tersangka Asusila Pada Anak Dibawah Umur
28-01-2020 | 22:10 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062