Kesehatan 

Dinas Kesehatan Jatim menghimbau kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap second disaster, atau bencana kedua pasca banjir. Seperti penyakit leptospirosis atau penyakit yang disebabkan oleh tikus. Foto Tika
Dinkes Jatim Imbau Waspadai Penyakit Pasca Banjir
Rabu, 13-03-2019 | 05:23 wib
Oleh : Atiqoh Hasan
Surabaya - Bencana banjir di sejumlah daerah di Jatim khususnya Kabupaten Madiun patut diantisipasi. Sebab banjir yang mulai surut justru akan menimbulkan penyakit tertentu, seperti leptospirosis, diare, penyakit kulit, hingga gigitan ular.


Menurut Kohar Hari Santoso, Kadinkes Jatim, saat banjir mengakibatkan hewan terangkat ke permukaan. Sehingga yang perlu diperhatikan adalah kebersihan air, sanitasi, nutrisi, dan shelter atau tempat berlindung sementara.

Paling patut diwaspadai adalah penyakit leptospirosis. Tercatat, sampai 8 Maret 2019 ada 33 kasus leptospirosis di Jatim, dimana 2 di antaranya meninggal dunia. "Kami telah memberikan bantuan berupa pengobatan dan relawan cepat tanggap dalam menghadapi bencana banjir," kata Kohar Hari Santoso.

Ada 20 pos didirikan Dinkes Jatim untuk membantu masyarakat agar lebih waspada dan berhati-hati dalam menghadapi bencana banjir. (pul)


Berita Terkait

15-03-2019 | 03:17
Warga Khawatir Melintas di Jembatan Roboh Akibat Banjir...

13-03-2019 | 11:48
Kondisi Kembali Normal, Status Darurat Bencana Banjir D...

13-03-2019 | 05:23
Dinkes Jatim Imbau Waspadai Penyakit Pasca Banjir

13-03-2019 | 04:15
Total Kerugian Akibat Banjir Madiun Rp 54 Milyar


Sponsored Content

loading...


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062