Pesan dari Menpora, Sederhana Tetapi Sangat Berarti
Pemkot Blitar Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila Dengan Sederhana
Pemkab Siapkan Skenario Sambut New Normal
Lamongan Bangun Rumah Sakit Covid 19 Pertama di Jawa Timur
Bupati Bojonegoro Bahas Konsep New Normal Dalam Rapat Koordinasi
Dump Truk Muatan Batu Coral Terbakar di Jalur Ngawi-Cepu
Alhamdulillah, 7 Pasien Dinyatakan Sembuh Dari Covid-19
Rumah Ghozi
Dua Oknum LSM Diamankan Polisi, Diduga Peras Kades
Dwi Sasono Ditangkap Terkait Kasus Narkoba
Sebanyak 308 Pedagang Jalani Rapid Test, 2 Diantaranya Reaktif Covid-19
Gus Mamak : Ponpes Perlu Pehatian Pemerintah Hadapi Era New Normal
Ada Aktor Ditangkap karena Kasus Narkoba, Ini Inisialnya
Jumlah Kasus Corona di Jatim Bertambah 265
Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19



Sosok
Begini Kegiatan Penghuni Lapas Porong, Lestarikan Kesenian Tradisional
Sabtu, 23-03-2019 | 01:13 wib
Reporter : Mujianto Primadi
Untuk sementara, Jaranan Lapas Porong hanya dipentaskan saat penyambutan tamu pejabat yang datang. Foto Muji
Sidoarjo pojokpitu.com  Untuk mengisi waktu selama menjalani masa hukuman di dalam Lapas Porong, 10 penghuni Lapas menyibukkan diri melestarikan budaya kesenian tradisional jaranan.
Kelompok kesenian Jaranan Jalepar(Jaranan Lapas Porong) terbentuk saat salah satu Napi asal Bojonegoro masuk ke Lapas Porong tahun 2017 lalu. Mereka memiliki ide untuk melestarikan kesenia jaranan dan didukung alat kesenian peninggalan Lapas Kali Sosok.

Menurut Bayu Mahendra, napi seumur hidup asal Bojonegoro penggagas kesenian jaranan, ide direspon positif pihak Lapas. Karena ide itu merupakan bagian dari pembinaan mental. "Ide mendirikan kesenian jaranan sebulan setelah saya menjadi warga binaan Lapas Porong," kata Bayu.

Awalnya cukup berat mencari bakat seni sesama menjadi warga binaan, yang jumlahnya ribuan. namun, lama-kelamaan kesenian jaranan terwujud.

Sementara itu Bambang petugas pembinaan Lapas Kelas 1 Surabaya di Porong, untuk perlengkapan seragam jaranan, anggota Jalepar membuat sendiri dengan dukungan pihak Lapas. Sehingga musik tradisional jaranan di lapas porong terbentuk.

Ditampilkannya kesenian tradisional saat ada kunjungan, untuk memperkenalkan kepada masyarakat. Bahwa sebenarnya kehidupan di dalam Lapas sama halnya kehidupan di masyarakat pada umumnya. (pul)


Berita Terkait

Rehat
Jamaah Resek, Eksis Melestarikan Kesenian Debus
20-01-2020 | 08:10 wib

Malang Raya
Kenalkan Kesenian Daerah, Ki Joko Rendy Gelar Tithek Tenger
17-09-2019 | 04:15 wib

Life Style
Lestarikan Kesenian Islam Dengan Lomba Al - Banjari
10-05-2019 | 08:14 wib

Sosok
Begini Kegiatan Penghuni Lapas Porong, Lestarikan Kesenian T...selanjutnya
23-03-2019 | 01:13 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062