Pemprov Jatim Kembangkan Terapi Plasma Untuk Pasien Covid 19 Dengan Gejala Berat
Terdapat 7 Pasien Gangguan Jiwa RSJ Menur Terpapar Covid 19
Terdapat 130 Kasus Anak Positif Covid 19 di Jatim
Polres Malang Kembali Membuat Kampung Tangguh di Kawasan Kepanjen
Jelang New Normal, Penjual Masker Raup Omset Jutaan Rupiah Tiap Harinya
Uji Coba New Normal, Tempat Layanan Publik Dan Pariwisata Jadi Sasaran
Kesiapan PT KAI Daop IX Jember Sambut Normal Baru
New Normal, Pemohon SIM Meningkat
Dispendukcapil Segera Jemput Bola Rekam KTP Pemilih Pemula
Telegram Kembangkan Fitur Reaksi Pesan
Usai Lebaran Harga Bawang Merah Capai Rp 41 Ribu
Bursa Transfer: Pogba ke Juventus, Eks Pelatih Milan ke MU
Rapid Tes di Warkop, Seorang Pengunjung Dinyatakan Reaktif



Tapal Kuda Dan Madura
Kementrian ESDM Jawa Timur Temukan Surat Ijin Tambang Kadaluarsa
Rabu, 27-03-2019 | 15:33 wib
Reporter : Felli Kosasi
Jember pojokpitu.com   Pasca tambang gunung kapur di Jember longsor, Kementerian ESDM Jawa Timur tinjau lokasi longsor. Kementerian ESDM Jatim menemukan perijinan milik CV Kartika Candra mati.
Petugas kementerian ESDM Jawa Timur langsung meninjau lokasi tambang yang longsor. Kedua petugas ESDM tersebut mengintrogasi staf CV Kartika Candra, pemilik tambang yang longsor.

Dari hasil introgasi diketahui jika ijin tambang CV Kartika Candra kadalwarsa pada 24 Maret lalu.

Irwanto, staf CV Kartika Candra mengakui ijin tambangnya mati. Pihaknya akan melakukan perpanjangan ijin. Untuk itulah, pekerja tambang diliburkan. "Namun saat proses pembersihan tambang, longsor terjadi sehingga dua orang terluka dan satu belum ditenukan," kata Irwanto.

Sementara itu, menurut pengamatan petugas kementrian ESDM, kondisi tambang yang longsor tidak layak menjadi wilayah pertambangan. Pasalnya, lokasi tambang milik CV Kartika Candra tidak berjenjang. "Lokasi tambang yang baik berjenjang," kata Agus Riadi inspektur tambang ESDM.

Sementara penggunaan peledak untuk meledakkan batu kapur atau mangan di CV Kartika Candra akan ditinjau dari dokumennnya.

Sebelumnya 15 pekerja tambang melakukan pembersihan di areal tambang dan tiba-tiba longsor. Dua pekerja luka dan satu belum ditemukan. (pul)


Berita Terkait

Peristiwa
Team Geologi Bandung Periksa Longsor di Tebing Puger, Begini...selanjutnya
29-03-2019 | 08:13 wib

Peristiwa
Saksi Perekam Video Sudah Ingatkan Agar Korban Menyelamatkan...selanjutnya
28-03-2019 | 14:00 wib

Peristiwa
Kementrian ESDM Jawa Timur Temukan Surat Ijin Tambang Kadalu...selanjutnya
27-03-2019 | 15:33 wib

Peristiwa
Pencarian Korban Longsor Menggunakan Anjing Pelacak
27-03-2019 | 14:11 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062